IDAI: Kasus Positif HIV pada Remaja akibat Seks Bebas Sesama Jenis Mulai Bermunculan
Jum'at, 02 September 2022 - 14:54 WIB
loading...
Saat ini semakin banyak bermunculan kasus positit HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis. / Foto: ilustrasi/freepik.com
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satgas HIV Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Endah Citraresmi, SpA(K) melaporkan, saat ini semakin banyak ditemukan kasus positif HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis.
Hal tersebut membuat dr. Endah khawatir sekaligus mengingatkan jika ini harus menjadi perhatian bersama.
"Kami memiliki laporan kasus positif HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis. Kasusnya mulai bermunculan sekarang ini," ungkap dr. Endah dalam Media Interview IDAI secara virtual, Jumat (2/9/2022).
Baca juga: Perlu Tahu, Ini 4 Mitos dan Fakta tentang HIV
Menurutnya, faktor penyebab remaja Indonesia terinfeksi HIV adalah penggunaan narkoba jarum suntik. Kasus akibat ini pun banyak ditemukan di kelompok usia remaja sekarang.
Apbila berbicara soal HIV pada anak, dr. Endah menerangkan bahwa kebanyakan kasus akibat tertular dari ibunya. Jadi, penularan HIV secara vertikal disebutnya.
"Lebih dari 90% kasus HIV pada anak dan bayi itu tertular dari ibunya. Ibunya itu tertular HIV dari suaminya yang kebanyakan kasusnya adalah punya riwayat kebiasaan seks tidak sehat atau pengguna narkotika jenis jarum suntik," jelas dr. Endah.
Hal tersebut membuat dr. Endah khawatir sekaligus mengingatkan jika ini harus menjadi perhatian bersama.
"Kami memiliki laporan kasus positif HIV pada remaja akibat seks bebas sesama jenis. Kasusnya mulai bermunculan sekarang ini," ungkap dr. Endah dalam Media Interview IDAI secara virtual, Jumat (2/9/2022).
Baca juga: Perlu Tahu, Ini 4 Mitos dan Fakta tentang HIV
Menurutnya, faktor penyebab remaja Indonesia terinfeksi HIV adalah penggunaan narkoba jarum suntik. Kasus akibat ini pun banyak ditemukan di kelompok usia remaja sekarang.
Apbila berbicara soal HIV pada anak, dr. Endah menerangkan bahwa kebanyakan kasus akibat tertular dari ibunya. Jadi, penularan HIV secara vertikal disebutnya.
"Lebih dari 90% kasus HIV pada anak dan bayi itu tertular dari ibunya. Ibunya itu tertular HIV dari suaminya yang kebanyakan kasusnya adalah punya riwayat kebiasaan seks tidak sehat atau pengguna narkotika jenis jarum suntik," jelas dr. Endah.
Lihat Juga :