Biodata Lady Diana, Menantu Ratu Elizabeth II yang Tewas dalam Kecelakaan Tragis
Minggu, 11 September 2022 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Di sanalah, Putri Diana kemudian berkenalan dengan calon suaminya yang pada masa itu sedang menjalin hubungan dengan kakak Diana, Lady Sarah. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam hal akademis, dia memiliki kemampuan yang bagus dalam bidang olahraga dan merupakan penyanyi amatir yang baik.
Kecelakaan Tragis di Paris
Kematian tragis Lady Diana pada 31 Agustus 1997 sempat menjadi sorotan dunia. Dia meninggal dunia karena kecelakaan mobil yang dikemudikan di jalan terowong Pont de l'Alma di Paris bersama dengan Dodi Al-Fayed dan sopir Henri Paul.
Mobil Mercedes-Benz S-Class W140 (no pendaftaran 688 LTV75) dikemudikan dari Hotel Ritz Paris. Henri Paul mengemudi dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran para fotografer paparazzi. Analisis darah menunjukkan Henri Paul memiliki kadar alkohol 3 kali melebihi standar Prancis dan 2 kali standar Inggris serta mengurangi kestabilan sewaktu mengemudi.
Namun, pada rekaman CCTV tidak menunjukkan tanda-tanda Henri Paul mabuk ketika berjalan keluar menuju mobil mereka.
Michael Shrimpton turut mendukung anggapan Henri Paul tidak mabuk saat mengemudi. Henri Paul berhasil melintasi 13 tiang terowongan tetapi kehilangan kendali. Ini disebabkan karena terowongan itu dibuat tanpa pagar logam.
Semua yang berada dalam mobil tidak memakai sabuk pengaman. Anehnya, pengawal pribadi Fayed yang bernama Trevor Rees-Jones, selamat. Dodi dan Diana duduk di tempat duduk belakang. Dodi dan Henri tewas di tempat kejadian, sedangkan dalam 2 jam setelah dioperasi di rumah sakit, Lady Diana meninggal sekitar jam 4 pagi.
Kecelakaan terjadi sekitar jam 1 pagi. Pemakaman diadakan pada 6 September 1997 dan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, ditonton lebih 1,5 miliar orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Kecelakaan Tragis di Paris
Kematian tragis Lady Diana pada 31 Agustus 1997 sempat menjadi sorotan dunia. Dia meninggal dunia karena kecelakaan mobil yang dikemudikan di jalan terowong Pont de l'Alma di Paris bersama dengan Dodi Al-Fayed dan sopir Henri Paul.
Mobil Mercedes-Benz S-Class W140 (no pendaftaran 688 LTV75) dikemudikan dari Hotel Ritz Paris. Henri Paul mengemudi dengan kecepatan tinggi untuk menghindari kejaran para fotografer paparazzi. Analisis darah menunjukkan Henri Paul memiliki kadar alkohol 3 kali melebihi standar Prancis dan 2 kali standar Inggris serta mengurangi kestabilan sewaktu mengemudi.
Namun, pada rekaman CCTV tidak menunjukkan tanda-tanda Henri Paul mabuk ketika berjalan keluar menuju mobil mereka.
Michael Shrimpton turut mendukung anggapan Henri Paul tidak mabuk saat mengemudi. Henri Paul berhasil melintasi 13 tiang terowongan tetapi kehilangan kendali. Ini disebabkan karena terowongan itu dibuat tanpa pagar logam.
Semua yang berada dalam mobil tidak memakai sabuk pengaman. Anehnya, pengawal pribadi Fayed yang bernama Trevor Rees-Jones, selamat. Dodi dan Diana duduk di tempat duduk belakang. Dodi dan Henri tewas di tempat kejadian, sedangkan dalam 2 jam setelah dioperasi di rumah sakit, Lady Diana meninggal sekitar jam 4 pagi.
Kecelakaan terjadi sekitar jam 1 pagi. Pemakaman diadakan pada 6 September 1997 dan disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, ditonton lebih 1,5 miliar orang di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
(tsa)
Lihat Juga :