alexametrics

Gerakan #KAMIBISAKAMIPEDULI The F Thing

loading...
Gerakan #KAMIBISAKAMIPEDULI The F Thing
The F Thing bekerjasama dengan USS dan PPA, yang juga didukung oleh MNC Peduli dan Kamenparekraf,hadir membentuk sebuah gerakan yang dinamakan KAMI BISA KAMI PEDULI
A+ A-
JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini mendorong semua orang untuk memakai masker demi mencegah virus Corona COVID-19. Hal ini menyebabkan tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah virus ini.

Namun karena lonjakan pasien yang mendadak, membuat sejumlah rumah sakit kekurangan Alat Pelindung Diri dan akhirnya memaksa para dokter dan perawat membuat APD sendiri dengan seadanya. Bukan hanya bidang kesehatan, wabah virus corona juga memberi dampak luas pada kehidupan masyarakat. Seperti, pedagang kaki lima yang kehilangan pembeli karena imbauan untuk tidak keluar rumah demi mengurangi penyebaran corona.

The F Thing bekerjasama dengan USS dan PPA, yang juga didukung oleh MNC Peduli dan Kamenparekraf, hadir membentuk sebuah gerakan bernama KAMI BISA KAMI PEDULI, Kamis (9/4/2020). Guna mendorong masyarakat Indonesia untuk berkontribusi membantu UKM-UKM yang terkena dampak wabah virus corona dan mengajak kita semua untuk turut serta berpartisipasi dalam gerakan ini. UKM yang dapat kita bantu dari gerakan ini adalah UKM sektor F&B dan juga sektor Fashion hanya dengan donasi kecil dari setiap orang.



Dengan berdonasi hanya dengan IDR 5K, kita sudah mendonasi 1 buah masker kain dan dapat menjadi bagian dari gerakan 100,000 masker kain yang disumbangkan untuk memberi perlindungan bagi mereka yang masih sehat. Tidak hanya itu, dengan jumlah tersebut kita juga mendukung gerakan Zero Waste, memberikan APD lebih untuk tenaga kesehatan, dan kita juga sudah membantu UKM Fashion untuk terus berkembang.

Sedangkan untuk UKM F&B, dengan mendonasikan IDR 20K kita sudah mendonasi 1 nasi box untuk mereka yang bertugas di garda terdepan untuk menminimalisir dampak Corona ini. Lebih dari itu, kita juga ikut membantu para UKM F&B yang terkena dampak untuk terus berjalan.

Cukup kunjungi web www.mncpeduli.org/dan juga Instagram @kamibisakamipeduli untuk informasi lebih lanjut.
(ars)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak