alexametrics

Cara Atasi Kehilangan Orang Terdekat Menurut Ahli

loading...
Cara Atasi Kehilangan Orang Terdekat Menurut Ahli
Anda akan lebih mampu memproses kesedihan jika tidak menyembunyikan perasaan, pikiran, dan ingatan. Foto Ilustrasi/Novum Psychiatry
A+ A-
JAKARTA - Kematian orangtua dapat mengubah seseorang. Seperti dialami Nikita Willy saat ini. Artis 26 tahun itu sekarang terlihat berbeda dengan mengubah gaya penampilannya. Ia tidak lagi mengenakan pakaian seksi dan lebih memilih menggunakan pakaian tertutup serta kerudung.

Selain mengubah penampilan, Nikita juga memilih untuk tidak lagi berpacaran, sebelum akhirnya dilamar oleh Indra Priawan tepat di hari ulang tahunnya pada Senin (29/6) lalu. Nikita menjelaskan, keputusan ini dilakulan karena mengikuti amanah mendiang ayahnya, Henry Willy Syam.

Banyak orang mengatakan, kehilangan orangtua seperti kehilangan sebagian dari diri Anda. Syok, mati rasa, penolakan, kemarahan, kesedihan, dan keputusasaan adalah perasaan yang dialami sebagian besar orang setelah kehilangan orang yang dicintai. Emosi ini dapat bertahan dalam berbagai tingkat selama berbulan-bulan sesudahnya. (Baca Juga: Siap Menikah, Nikita Willy Tunjukkan Perubahan Positif usai Ditinggal sang Ayah)

Kebanyakan orang mengalami perasaan ini dalam tahapan yang terjadi tanpa urutan tertentu, tapi berkurang intensitasnya seiring waktu. Namun, beberapa orang terus mengalami emosi yang kuat selama bertahun-tahun setelah kehilangan, dan kesedihan yang berkelanjutan dapat memengaruhi efek kognitif, sosial, budaya, dan spiritual.



Menurut psikolog anak dan keluarga Samanta Ananta, M.Psi, cara mengatasi kehilangan setelah ditinggal orangtua tidaklah mudah. Karena setiap orang memproses kehilangannya dengan cara dan berdasarkan waktu masing-masing. Mungkin sulit untuk mengenali kapan dan bagaimana perasaan kehilangan telah berkembang menjadi kesedihan yang rumit.

"Fase berduka ada delapan yaitu shock, denial, anger, bargaining, depression, acceptance, problem solving, dan integration. Pastikan kita sebagai orang dewasa tidak pernah berbohong kepada anak untuk menjelaskan kabar duka," ujar Samanta saat dihubungi SINDOnews, Kamis (2/7).



"Jelaskan bahwa orang meninggal itu karena organ tubuhnya tidak lagi berfungsi, seperti komputer yang dimatikan tidak lagi dapat beroperasi," sambungnya.

Tahap-tahap pemulihan setelah kehilangan orang yang dicintai biasanya melibatkan pembiaran diri mengalami rasa sakit kehilangan, yang secara bertahap memberi jalan untuk menerima kenyataan itu serta menemukan cara untuk bergerak maju.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak