Sandiaga Uno Pastikan Destinasi Wisata di Indonesia Akan Beralih ke Kendaraan Listrik

Senin, 19 September 2022 - 20:01 WIB
loading...
Sandiaga Uno Pastikan Destinasi Wisata di Indonesia Akan Beralih ke Kendaraan Listrik
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, bahwa kedepannya destinasi wisata di Indonesia akan menggunakan Battery Electric Vehicle atau kendaraan berbasis listrik. Foto/Dok.MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kedepannya destinasi wisata di Indonesia akan menggunakan Battery Electric Vehicle atau kendaraan berbasis listrik.

Hal tersebut sesuai dengan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi), tertuang dalam Instruksi Presiden No. 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Ini jadi masa depan yang optimis bagi pariwisata yang berkualitas, yaitu arahan dari bapak Presiden Jokowi, terhadap penggunaan mobil listrik di sektor Kemenparekraf, untuk mendukung green tourism," katanya dalam Weekly Press Brief With Sandiaga Uno, Senin (19/09/2022).

Sandiaga melanjutkan, hal ini juga untuk mendorong penggunaan kendaraan bermotor listrik di setiap destinasi wisata. Dan juga mendukung, bahwasannya pariwisata kedepannya harus ramah lingkungan.

Baca Juga: Sandiaga Uno Pastikan Bali Siap Sambut Puncak G20 pada Oktober 2022

Ia menambahkan, persiapan G20 yang akan digelar di Bali nanti, sudah didukung dengan menggunakan kendaraan listrik.

"Bali kita targetkan 2030 untuk menggunakan kendaraan listrik," ujarnya.

Sandiaga menyebut, terdapat beberapa destinasi wisata seperti Pagar Alam, Sumatera Selatan yang sudah mulai menggunakan energi baru. Begitu juga Nusa Penida, akan segera diarahkan untuk menggunakan kendaraan energi ramah lingkungan.

"Ini tentunya sesuai dengan instruksi dan arahan Presiden Republik Indonesia," pungkasnya.
(hri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1629 seconds (10.101#12.26)