Hindari Lemak di Hati, Lakukan dengan Pola Hidup Sehat
Jum'at, 03 Juli 2020 - 13:41 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu Netty Andriana, Product Manager PT Kalbe Farma Tbk mengatakan, Kalbe memiliki beberapa produk yang bisa menjadi solusi untuk perlindungan maksimum kesehatan hati di era new normal. "Diantaranya Hepamax yang merupakan suplemen untuk memelihara kesehatan hati dan Hepatosol yang merupakan pangan olahan untuk keperluan medis khusus untuk pasien penyakit hati kronis,” ujar Netty. (Baca juga: Via Vallen dari Pengamen ke Pedangdut dengan Bayaran Tinggi)
Virus Corona Juga Serang Hati
Perlu diketahui, virus SarsCov 2 bukan hanya menyerang paru tetapi virus ini bisa menyerang organ lain seperti jantung maupun hati. "Pasien hati kronik yang kena Covid-19 akan lebih lama dirawat ataupun sembuh lebih lama dibanding pasien Covid-19 yang tidak memiliki penyakit hati," kata dr. Irsan. Hal ini juga ditegaskan oleh para ahli lainnya.
Dikutip dari Reuters, Dr. Eric Topol, kardiologis dan direktur Scripps Research Translational Institute di La Jolla, California, AS menuturkan, "kami pikir ini hanyalah virus pernapasan, ternyata virus ini juga menyerang pankreas, jantung, hati, otak, ginjal, dan organ lain. Kami tidak mengetahuinya di awal," katanya. (Lihat videonya: Diduga Gunakan Ilmu Kebal, pencuri jadi Bulan-bulanan Warga)
Pasien Covid-19 yang mengalami gangguan pernapasan berat, bisa menderita penggumpalan atau pembekuan darah yang bisa berujung stroke dan peradangan yang menyerang sistem organ. Virus juga bisa menyebabkan komplikasi syaraf ya g beragam mulai dari sakit kepala, pusing, kehilangan indera penciuman atau perasa, hingga kejang, dan kebingungan. (Sri Noviarni)
Virus Corona Juga Serang Hati
Perlu diketahui, virus SarsCov 2 bukan hanya menyerang paru tetapi virus ini bisa menyerang organ lain seperti jantung maupun hati. "Pasien hati kronik yang kena Covid-19 akan lebih lama dirawat ataupun sembuh lebih lama dibanding pasien Covid-19 yang tidak memiliki penyakit hati," kata dr. Irsan. Hal ini juga ditegaskan oleh para ahli lainnya.
Dikutip dari Reuters, Dr. Eric Topol, kardiologis dan direktur Scripps Research Translational Institute di La Jolla, California, AS menuturkan, "kami pikir ini hanyalah virus pernapasan, ternyata virus ini juga menyerang pankreas, jantung, hati, otak, ginjal, dan organ lain. Kami tidak mengetahuinya di awal," katanya. (Lihat videonya: Diduga Gunakan Ilmu Kebal, pencuri jadi Bulan-bulanan Warga)
Pasien Covid-19 yang mengalami gangguan pernapasan berat, bisa menderita penggumpalan atau pembekuan darah yang bisa berujung stroke dan peradangan yang menyerang sistem organ. Virus juga bisa menyebabkan komplikasi syaraf ya g beragam mulai dari sakit kepala, pusing, kehilangan indera penciuman atau perasa, hingga kejang, dan kebingungan. (Sri Noviarni)
(ysw)
Lihat Juga :