Teladani Pejuang Wanita, Sosok Ini Ingin Perempuan Indonesia Bisa Mandiri dan Berprestasi
Sabtu, 24 September 2022 - 15:47 WIB
loading...
Dalam era modern sekarang ini, para pejuang wanita Indonesia coba diteladani Diana Dewi. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia peran dan kiprah kaum perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat besar.
Bahkan, berkat jasanya kepada bangsa dan negara, sejumlah pejuang wanita Indonesia mendapatkan pengakuan sebagai pahlawan nasional.
Hingga kini, nama-nama wanita pejuang Indonesia sebagai pahlawan nasional masih menjadi suri tauladan dan inspirasi bagi masyarakat khususnya generasi muda. Mereka berjuang sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas.
Baca juga: Terungkap Alasan Pangeran William Tak Bisa Memaafkan Harry
Kepemimpinan, karakter dan integritas wanita pejuang Indonesia diakui dan diterima semua kalangan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Wanita pejuang Indonesia yang bergelar pahlawan nasional antara lain Cut Nyak Dhien, R.A. Kartini, Cut Meutia, Raden Dewi Sartika, Martha Christina Tijahahu, Maria Walanda Maramis, Nyai Ahmad Dahlan, Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Fatimah Siti Hartinah Soeharto, hingga Fatmawati Soekarno.
Dalam era modern sekarang ini, para pejuang wanita itu pun coba diteladani Diana Dewi. Sosok wanita kelahiran 27 Juli 1965 itu merupakan pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Ketua KADIN DKI Jakarta 2019-2024.
"Sebelumnya, juga pernah menjadi Bendahara Sertifikasi KADIN periode 2008-2013," ungkap Diana Dewi dalam siaran persnya, baru-baru ini.
Diana Dewi diketahui memiliki beberapa perusahaan yang bergerak di bidang retail, kuliner, impor bahan pangan, pangan olahan, property dan logistik di bawah bendera PT Suri Nusantara.
Diana Dewi pun pernah menyabet penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia kategori masak semur bumbu nusantara terbanyak dengan 1 ton daging sapi halal.
Dengan karakternya, kepemimpinan Diana Dewi cukup menginspirasi kaum perempuan Indonesia untuk mandiri dan berprestasi khususnya dalam bidang entrepreneur. Dia memaknai hidup dengan filosofi yaitu hidup apa adanya.
"Saya enggak ingin hidup dengan cara melihat orang lain. Jadi, jalani hidup bersyukur dan ikhlas. Saya tidak mau mengeluh. Kalaupun menangis, itu hanya dalam hati saja. Saya menangis di sajadah. Cuma Allah SWT yang tahu," tuturnya.
Ya, Diana Dewi berupaya untuk terus bersabar dan ikhlas dalam menjalani hidup. "Sabar dan ikhlas. Bukanlah sabar, kalau masih ada batas. Bukan ikhlas, kalau masih ada rasa sakit," kata dia.
Baca juga: Yuk Belanja di AladinMall Pakai Kredivo, Bisa Dapat Cicilan 0% + Gratis Ongkir ke Seluruh Indonesia!
"Percaya. Kebanggaan datang ketika percaya. Kebahagiaan datang ketika berusaha. Percaya dengan apa yang dikerjakan. Dan cintai apa yang diusahakan," lanjut dia.
Bahkan, berkat jasanya kepada bangsa dan negara, sejumlah pejuang wanita Indonesia mendapatkan pengakuan sebagai pahlawan nasional.
Hingga kini, nama-nama wanita pejuang Indonesia sebagai pahlawan nasional masih menjadi suri tauladan dan inspirasi bagi masyarakat khususnya generasi muda. Mereka berjuang sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas.
Baca juga: Terungkap Alasan Pangeran William Tak Bisa Memaafkan Harry
Kepemimpinan, karakter dan integritas wanita pejuang Indonesia diakui dan diterima semua kalangan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Wanita pejuang Indonesia yang bergelar pahlawan nasional antara lain Cut Nyak Dhien, R.A. Kartini, Cut Meutia, Raden Dewi Sartika, Martha Christina Tijahahu, Maria Walanda Maramis, Nyai Ahmad Dahlan, Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Fatimah Siti Hartinah Soeharto, hingga Fatmawati Soekarno.
Dalam era modern sekarang ini, para pejuang wanita itu pun coba diteladani Diana Dewi. Sosok wanita kelahiran 27 Juli 1965 itu merupakan pengusaha Indonesia yang menjabat sebagai Ketua KADIN DKI Jakarta 2019-2024.
"Sebelumnya, juga pernah menjadi Bendahara Sertifikasi KADIN periode 2008-2013," ungkap Diana Dewi dalam siaran persnya, baru-baru ini.
Diana Dewi diketahui memiliki beberapa perusahaan yang bergerak di bidang retail, kuliner, impor bahan pangan, pangan olahan, property dan logistik di bawah bendera PT Suri Nusantara.
Diana Dewi pun pernah menyabet penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia kategori masak semur bumbu nusantara terbanyak dengan 1 ton daging sapi halal.
Dengan karakternya, kepemimpinan Diana Dewi cukup menginspirasi kaum perempuan Indonesia untuk mandiri dan berprestasi khususnya dalam bidang entrepreneur. Dia memaknai hidup dengan filosofi yaitu hidup apa adanya.
"Saya enggak ingin hidup dengan cara melihat orang lain. Jadi, jalani hidup bersyukur dan ikhlas. Saya tidak mau mengeluh. Kalaupun menangis, itu hanya dalam hati saja. Saya menangis di sajadah. Cuma Allah SWT yang tahu," tuturnya.
Ya, Diana Dewi berupaya untuk terus bersabar dan ikhlas dalam menjalani hidup. "Sabar dan ikhlas. Bukanlah sabar, kalau masih ada batas. Bukan ikhlas, kalau masih ada rasa sakit," kata dia.
Baca juga: Yuk Belanja di AladinMall Pakai Kredivo, Bisa Dapat Cicilan 0% + Gratis Ongkir ke Seluruh Indonesia!
"Percaya. Kebanggaan datang ketika percaya. Kebahagiaan datang ketika berusaha. Percaya dengan apa yang dikerjakan. Dan cintai apa yang diusahakan," lanjut dia.
(nug)
Lihat Juga :