Ini Perbedaan Jenis Sampah Plastik di Tiap Daerah Indonesia
Senin, 26 September 2022 - 20:49 WIB
loading...
CEO sekaligus Founder Rezycology Indonesia Dewa Ayu Nyoman Octalia Stefani menjadi narasumber dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Senin (26/9/2022). Foto/Tangkap Layar YouTube Partai Perindo
A
A
A
JAKARTA - Sampah selama ini masih menjadi masalah yang cukup serius di Indonesia. Salah satu jenis sampah yang menjadi perhatian adalah sampah plastik sekali pakai.
Penggunaan plastik sekali pakai sangat problematik khususnya kantong plastik sekali pakai yang masih sering dan banyak digunakan oleh masyarakat dengan alasan lebih murah serta mudah didapat. Hal ini pula yang menyebabkan kantong plastik sekali pakai menjadi salah satu penyumbang terbanyak untuk sampah di Indonesia.
Menurut CEO sekaligus Founder Rezycology Indonesia Dewa Ayu Nyoman Octalia Stefani, terdapat dua jenis sampah plastik sekali pakai yang kerap menjadi momok di Indonesia, yakni sampah botol plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate) dan PP (Polypropylene).
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata: Perusahaan Ini Ubah Sampah Jadi Cuan
Octalia menyebut, kedua jenis sampah tersebut sangat umum ditemukan di daerah-daerah Indonesia. Namun, masing-masing daerah ternyata memiliki jenis sampah plastik sekali pakai yang cenderung berbeda.
Misalnya saja di Jakarta yang ternyata kebanyakan memiliki jenis sampah plastik PP (Polypropylene) yang cenderung sulit didaur ulang. Hal itu tidak lain karena gaya hidup warga Jakarta yang agak berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
“Jadi kayak kita bedain di Jakarta sama di Jawa. Saya punya salah satu recycle station di Jawa di daerah Grobogan. Kalau di Jakarta mereka sudah kenal sama minuman-minuman boba gitu ya, mereka sudah terbiasa membawa tumbler. Jadi plastik-plastiknya itu beda. Kalau di Jakarta itu plastiknya jenisnya udah PP. PP itu ada sablonnya, jadi lebih sulit didaur ulang,” ujar Octalia saat menjadi narasumber di Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Senin (26/9/2022).
Penggunaan plastik sekali pakai sangat problematik khususnya kantong plastik sekali pakai yang masih sering dan banyak digunakan oleh masyarakat dengan alasan lebih murah serta mudah didapat. Hal ini pula yang menyebabkan kantong plastik sekali pakai menjadi salah satu penyumbang terbanyak untuk sampah di Indonesia.
Menurut CEO sekaligus Founder Rezycology Indonesia Dewa Ayu Nyoman Octalia Stefani, terdapat dua jenis sampah plastik sekali pakai yang kerap menjadi momok di Indonesia, yakni sampah botol plastik jenis PET (Polyethylene Terephthalate) dan PP (Polypropylene).
Baca Juga: Podcast Aksi Nyata: Perusahaan Ini Ubah Sampah Jadi Cuan
Octalia menyebut, kedua jenis sampah tersebut sangat umum ditemukan di daerah-daerah Indonesia. Namun, masing-masing daerah ternyata memiliki jenis sampah plastik sekali pakai yang cenderung berbeda.
Misalnya saja di Jakarta yang ternyata kebanyakan memiliki jenis sampah plastik PP (Polypropylene) yang cenderung sulit didaur ulang. Hal itu tidak lain karena gaya hidup warga Jakarta yang agak berbeda dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
“Jadi kayak kita bedain di Jakarta sama di Jawa. Saya punya salah satu recycle station di Jawa di daerah Grobogan. Kalau di Jakarta mereka sudah kenal sama minuman-minuman boba gitu ya, mereka sudah terbiasa membawa tumbler. Jadi plastik-plastiknya itu beda. Kalau di Jakarta itu plastiknya jenisnya udah PP. PP itu ada sablonnya, jadi lebih sulit didaur ulang,” ujar Octalia saat menjadi narasumber di Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia, Senin (26/9/2022).
Lihat Juga :