Tragedi Kanjuruhan, Dik Doank Ingatkan Jangan Fanatik pada Bola
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Pada unggahan selanjutnya, Dik Doank bercerita tentang pengalamannya di dunia olahraga bela diri. Ketika itu dirinya terluka parah sehingga membuat sang ayah marah besar.
"Dulu saya pernah mendapat 'medali emas' karena juara silat, tapi dibuang Ayah karena marah melihat mulut saya pulang berdarah dan tulang kering sobek terbelah," jelas Dik Doank.
Hal ini lantas membuat Dik Doank berpikir kembali dan mengaitkan dengan tragedi olahraga sepak bola. Dia mengaku tak bisa membayangkan perasaan orang tua yang kehilangan anaknya usai menyaksikan pertandingan.
"Saya enggak bisa bayangkan mereka yang hanya menonton bola pulangnya tinggal nyawa, ibu pasti benci sepakbola," ucap Dik Doank.
Baca Juga: Lee Min Ho Ikut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan: Doa untuk Indonesia
"Dan jika ibu-ibu di bumi pertiwi sudah menangis sedih, tidak akan ada pernah TIMNAS yang lagi bagus-bagusnya meraih berprestasi," lanjutnya.
Terakhir, Dik Doank juga menyampaikan pesan agar pihak-pihak terkait memperbaiki etos kerja mereka. "Jangan cuci tangan! ini bukan VIRUS, tapi perbaiki etos kerja yang gak SERIUS!," tandasnya.
"Dulu saya pernah mendapat 'medali emas' karena juara silat, tapi dibuang Ayah karena marah melihat mulut saya pulang berdarah dan tulang kering sobek terbelah," jelas Dik Doank.
Hal ini lantas membuat Dik Doank berpikir kembali dan mengaitkan dengan tragedi olahraga sepak bola. Dia mengaku tak bisa membayangkan perasaan orang tua yang kehilangan anaknya usai menyaksikan pertandingan.
"Saya enggak bisa bayangkan mereka yang hanya menonton bola pulangnya tinggal nyawa, ibu pasti benci sepakbola," ucap Dik Doank.
Baca Juga: Lee Min Ho Ikut Berduka atas Tragedi Kanjuruhan: Doa untuk Indonesia
"Dan jika ibu-ibu di bumi pertiwi sudah menangis sedih, tidak akan ada pernah TIMNAS yang lagi bagus-bagusnya meraih berprestasi," lanjutnya.
Terakhir, Dik Doank juga menyampaikan pesan agar pihak-pihak terkait memperbaiki etos kerja mereka. "Jangan cuci tangan! ini bukan VIRUS, tapi perbaiki etos kerja yang gak SERIUS!," tandasnya.
Lihat Juga :