Review The Woman King: Kisah Pasukan Petarung Perempuan dari Afrika

Rabu, 05 Oktober 2022 - 12:45 WIB
loading...
Review The Woman King:...
Film The Woman King menceritakan pasukan petarung nyata dari Afrika yang seluruhnya beranggotan perempuan. Foto/Sony Pictures Releasing
A A A
JAKARTA - Film The Woman King menggambarkan kehidupan Agojie, pasukan militer yang semuanya perempuan, yang memang sungguh hidup di Afrika pada era 1600 hingga 1904.

Agojie mirip dengan para perempuan tangguh dari suku Amazon di Yunani yang tergambar dalam film Wonder Woman 1984. Atau masih ingat pasukan militer perempuan yang jadi andalan Wakanda dalam film Black Panther? Nah, pasukan bernama Dora Milaje itu juga mirip dengan Agojie.

Mayoritas cerita dalam The Woman King adalah fiksi. Namun Agojie, nama-nama kerajaan yang disebut dalam film, memang benar eksis di Afrika Barat pada zaman tersebut. Begitu pun dengan perdagangan budak yang jadi 'komoditi' andalan Afrika ke Eropa.

Film dibuka dengan penjelasan bahwa pada tahun 1823, Kerajaan Dahomey memiliki raja muda bernama Ghezo (John Boyega). Meski kehidupan di wilayahnya damai dan tentram, tapi konflik dengan Kerajaan Oyo dan sekutunya pada akhirnya tidak terhindarkan.

Di sinilah lalu pasukan Agojie jadi benteng terkuat Dahomey. Pasukan ini jadi kelompok paling terhormat di Dahomey setelah Raja Ghezo. Saking terhormatnya, warga biasa bahkan dilarang melihat saat pasukan Agojie pulang dari perang. Warga harus menundukkan wajahnya saat mereka lewat, sebagai tanda penghormatan bagi pelindung kerajaan ini.

Review The Woman King: Kisah Pasukan Petarung Perempuan dari Afrika

Foto: Sony Pictures Releasing

Agojie dipimpin Jenderal Nanisca (Viola Davis). Ia sosok yang sangat tegas dan efisien dalam menjalankan tugas dan memimpin pasukan. Ia punya dua orang kepercayaan. Pertama ada Izogie (Lashana Lynch) yang seorang petarung sejati. Lalu yang berlaku seperti penasihat spiritual ada Amenza (Sheila Atim).

Layaknya pasukan militer, Agojie juga punya aturan baku yang tak bisa dilanggar. Mereka tidak boleh menikah, punya anak, apalagi berpacaran. Intinya, mereka harus mendedikasikan hidup untuk melindungi raja dan patuh pada perintahnya. Nanisca pun berlaku seperti ini.

Namun saat Nawi (Thuso Mbedu) bergabung sebagai calon prajurit Agojie, ia sering membuat Nanisca marah. Gadis 19 tahun itu diserahkan orang tuanya karena ia menolak menikah dengan pria-pria yang jauh lebih tua darinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
Berita Terkini
Dermaster Gizi, Slimming...
Dermaster Gizi, Slimming & Metabolic Center Resmi Dibuka, Tawarkan Program Diet Personal Berbasis Medis
Info Resmi Undian AQUA...
Info Resmi Undian AQUA Terbaru, Cek Sebelum Klaim Hadiah di AQUA 100% Untung!
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Baby Blessing: Gagal Lahir 3 Kali, Bowie Selamatkan Sang Ibu
Salah Kaprah soal Cara...
Salah Kaprah soal Cara Naik Berat Badan yang Sering Dilakukan Orang Kurus
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved