Podcast Aksi Nyata: Tumpeng Jadi Salah Satu Warisan Kuliner Nusantara, Begini Transformasinya

Selasa, 11 Oktober 2022 - 11:15 WIB
loading...
Podcast Aksi Nyata:...
Owner Butik Tumpeng, Ellen Widyasari, dilansir dari live streaming Podcast Aksi Nyata, Partai Perindo, Senin, (10/10/2022). Foto/Tangkapan layar YouTube Partai Perindo
A A A
JAKARTA - Tumpeng merupakan salah satu kuliner tradisional yang telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya ketika memperingati momen dan peristiwa penting.

Seiring perkembangannya, kreasi tumpeng kini makin beragam. Tak lagi berbentuk kerucut dan berwarna kuning, tumpeng kini memiliki beragam bentuk, warna hingga, beragam sajian lauknya.

“Kalau dulu kan mungkin tumpeng itu kan hanya menjadi sebuah makanan dengan pakem-pakem tertentu. Tapi kalau sekarang itu lebih berkembang lebih kepada sebagai food art yang dimana kita disitu menjadi punya improvisasi baik dari segi bentuk,” ujar Owner Butik Tumpeng, Ellen Widyasari, dilansir dari live streaming Podcast Aksi Nyata, Partai Perindo, Senin, (10/10/2022).

Ellen menjelaskan, pada dasarnya, nasi tumpeng pada setiap daerah memiliki kemiripan, namun yang akan membedakan adalah lauk pauk yang ditambahkan pada nasi tumpeng tersebut.

Baca Juga: Podcast Aksi Nyata: Mengenal Dokter Hewan dan Spesialisasinya

Nasi tumpeng ini identik dengan tradisi dan budaya masyarakat jaman dahulu yang sangat kental. Meski begitu, kini nasi tumpeng sudah dimodifikasi bentuk dan hiasannya seiring dengan perkembangan zaman.

“Dulu kan bentuk cuma kerucut gitu ya, kalau sekarang tumpeng tuh udah macem-macem gitu ya. Mau bentuk mobil bisa, mau bentuk huruf, angka juga bisa. Kalau dari segi warna mungkin dulu kan nasinkuning, kalau di tempat kami, butik tumpeng itu macam-macam menunya. Kalau warna putih itu pake daun jeruk, warna ungu itu pake pewarna dari bunga telang, warna hitam dari tinta cumi,” lanjutnya.

Ellen juga mengungkapkan, perkembangan zaman membuat para pelaku bisnis tumpeng sepertinya harus kreatif dan tak berhenti berinovasi. Meski begitu, dia menyebut, segala bentuk inovasi dan kreatifitas dalam berbisnis tumpeng harus diimbangi dengan kualitas.

“Semuanya itu penting. Dari mulai rasa, itu penting. Misal gini, lauknya enak tapi nasinya keras. Itu jadi nggak enak lagi kan. Jadi semua elemen itu penting. Jadi misalnya ada rasa yang nggak tepat, terlalu asin, atau terlalu manis, jadi nggak enak gitu kan. Dari rasa, plating itu juga penting,” paparnya.

“Kalau semuanya sudah enak tapi kemudian tumpengnya acak-acakan, atau misalnya tumpengnya ambruk pas nyampe di tempat, itu penting juga,” imbuhnya.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Rakernas Perindo,...
Di Rakernas Perindo, Raffi Ahmad Ajak Anak Muda Berjuang dan Tak Mudah Menyerah
Rakernas Perindo, Raffi...
Rakernas Perindo, Raffi Ahmad Sebut Komunikasi Kunci Mencapai Kesuksesan
Festival Tumpeng 2025:...
Festival Tumpeng 2025: Sajian Istimewa untuk Merayakan Kekayaan Kuliner Indonesia
Resep dan Cara Membuat...
Resep dan Cara Membuat Nasi Tumpeng untuk Lomba 17 Agustus, Praktis dan Mudah Dibentuk!
RPA Perindo Berbagi...
RPA Perindo Berbagi Takjil di Panti Asuhan Indonesia: Semoga Membawa Keberkahan
RPA Perindo Berbagi...
RPA Perindo Berbagi Takjil selama Bulan Suci Ramadan, Warga: Alhamdulillah
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Rekomendasi
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Berita Terkini
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Dituding Bergantung...
Dituding Bergantung pada Lesti Kejora, Rizky Billar Beberkan Rumah Cash dan Aset Miliknya
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Infografis
Orang Bodoh Diangkat...
Orang Bodoh Diangkat Jadi Pemimpin Adalah Salah Satu Tanda Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved