Iis Dahlia Bagikan Tips Menjaga Rumah Tangga Harmonis: Kalau Marah Gak Boleh Ngomong Kasar

Selasa, 11 Oktober 2022 - 15:35 WIB
loading...
Iis Dahlia Bagikan Tips Menjaga Rumah Tangga Harmonis: Kalau Marah Gak Boleh Ngomong Kasar
Pernikahan Iis Dahlia dan Satrio Dewandono masih langgeng serta harmonis sampai sekarang. Walaupun begitu, Iis tak memungkiri sebuah rumah tangga pasti banyak ditimpa masalah. Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Pernikahan Iis Dahlia dan Satrio Dewandono masih langgeng serta harmonis sampai sekarang. Walaupun begitu, Iis tak memungkiri sebuah rumah tangga pasti banyak ditimpa masalah pada jangka waktu tertentu.

Sang pedangdut menyebutkan lima tahun pertama merupakan masa adaptasi bagi pasangan suami istri. Usai berhasil melaluinya, akan terus ada banyak masalah yang menguji cinta satu sama lain.

"Jadi kalau kita melewati lima tahun itu, akan ada lagi ujiannya. Yang paling enak pernikahan itu kaya mamah, setelah 15 tahun, udah nyaman banget," ujar Iis Dahlia, dalam acara FYP yang dikutip, Selasa (11/10/2022).

Iis berpendapat bahwa walaupun masa adaptasi pernikahan cukup sulit lantaran banyak ujian, tetap saja perlakuan kasar tak dibenarkan.

Baca Juga: Devano Danendra Terbebani Sebagai Anak Iis Dahlia, Mentalnya Terguncang

"Adaptasi pernikahan memang seperti itu, cuman memang gak boleh main tangan," kata Iis Dahlia.

Dalam kehidupan rumah tangganya, Iis Dahlia mengaku punya sebuah 'rumus' yang wajib diterapkan. Baik Iis maupun Satrio enggan berkata kasar, sekalipun dalam kondisi terbakar emosi.

"Kalau dalam rumus rumah tangga aku sama papah gini, kalau kita marah gak boleh ngomong kasar. Ngomong lu aja gak boleh, harus tetap mamah papah, itu meredam amarah," tuturnya.

Adapun Iis Dahlia dan Satrio Dewandono telah menikah sejak tahun 2001 silam. Dari pernikahan tersebut, Iis dikaruniai seorang anak lelaki bernama Devano Danendra.

Sementara putri sulung Iis Dahlia yakni Salshadilla Juwita merupakan buah hati dari pernikahan pertama bersama Dadang Indrajaya.
(hri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2606 seconds (11.252#12.26)