Kolaborasi dengan OBAT Apps, Farmasi UMBJM Raih Akreditasi Baik Sekali
Jum'at, 14 Oktober 2022 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Senada dengan yang disampaikan oleh Andi, Risya juga menerangkan bahwa OBAT Apps dan prodi D3 Farmasi bisa bersama-sama mensupport proses pembelajaran terhadap materi maupun soft skills.
Menurut Ashari, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia untuk tenaga kefarmasian tidak hanya dibebankan pada mahasiswa saja, tetapi juga perlu dilakukan oleh seluruh civitas akademik.
“Kami senang dapat mendukung percepatan capaian visi Fakultas Farmasi UMBJM dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia serta sistem pembelajaran secara komprehensif,” ujar Ashari.
Selain itu, kedua belah pihak ini berharap kerja sama yang dilakukan menginjak tahun ke-4 ini dapat membuka peluang-peluang baru bagi program studi Farmasi baik pada jenjang D3 maupun S1.
“Kedepannya kami berharap agar bisa terus berbenah meningkatkan kualitas pembelajan farmasi. Misalnya saja mencapai target kelulusan Uji Kompetensi Tenaga Teknik Kefarmasian (UKTTK) menjadi 100 persen. Selain itu, dengan berbekal akreditasi yang terus meningkat, kami berharap dapat membuka program studi profesi apoteker bagi mahasiswa yang telah menamatkan S1. Hal ini menjadi pertimbangan agar rantai pembelajaran dapat berjalan secara berkelanjutan,” pungkas Risya.
Menurut Ashari, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia untuk tenaga kefarmasian tidak hanya dibebankan pada mahasiswa saja, tetapi juga perlu dilakukan oleh seluruh civitas akademik.
“Kami senang dapat mendukung percepatan capaian visi Fakultas Farmasi UMBJM dengan mempersiapkan Sumber Daya Manusia serta sistem pembelajaran secara komprehensif,” ujar Ashari.
Selain itu, kedua belah pihak ini berharap kerja sama yang dilakukan menginjak tahun ke-4 ini dapat membuka peluang-peluang baru bagi program studi Farmasi baik pada jenjang D3 maupun S1.
“Kedepannya kami berharap agar bisa terus berbenah meningkatkan kualitas pembelajan farmasi. Misalnya saja mencapai target kelulusan Uji Kompetensi Tenaga Teknik Kefarmasian (UKTTK) menjadi 100 persen. Selain itu, dengan berbekal akreditasi yang terus meningkat, kami berharap dapat membuka program studi profesi apoteker bagi mahasiswa yang telah menamatkan S1. Hal ini menjadi pertimbangan agar rantai pembelajaran dapat berjalan secara berkelanjutan,” pungkas Risya.
(hri)
Lihat Juga :