Film Mila Kunis 'Luckiest Girl Alive' Dikecam, Dinilai Picu Trauma Korban Kekerasan Seksual
Minggu, 16 Oktober 2022 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Ani diperkosa oleh tiga teman sekelasnya, termasuk sang pacar, Liam. Pemerkosaan ketiga dan terakhir merupakan yang paling sulit untuk ditonton.
Ani melihat bahwa dia berdarah dan ketika mencoba mengambil air, dia dilemparkan ke tempat tidur oleh Dean. Dia memperkosanya meski Ani berteriak 'tidak' dan 'berhenti' berulang kali, sampai akhirnya Ani berhasil mendorong Dean dan melarikan diri.
Itu merupakan sebuah momen yang 'menghancurkan' dan tidak terduga, khususnya untuk mereka yang belum membaca novelnya. Karena itu, sejumlah orang mengkritik dan menyayangkan bahwa tidak ada peringatan bagi para penyintas kekerasan seksual untuk menonton film tersebut.
Baca Juga: Kisah Pilu Artis Film Dewasa, dari Alami Kekerasan Seksual hingga Terkena Penyakit Mematikan
Layanan streaming Netflix secara singkat menyebutkan bahwa Luckiest Girl Alive menampilkan "kekerasan seksual" dan "ancaman" di bagian atas layar saat film dimulai, tapi banyak penonton yang mengatakan bahwa itu tidak cukup mengingat kebrutalan adegan pemerkosaan.
Menurut Ciara Charteris, salah satu pendiri I Am Arla, platform online untuk penyintas trauma, dirinya sangat kecewa pada penayangan tersebut karena berdampak buruk bagi para penyintas trauma kekerasan seksual.
Ani melihat bahwa dia berdarah dan ketika mencoba mengambil air, dia dilemparkan ke tempat tidur oleh Dean. Dia memperkosanya meski Ani berteriak 'tidak' dan 'berhenti' berulang kali, sampai akhirnya Ani berhasil mendorong Dean dan melarikan diri.
Itu merupakan sebuah momen yang 'menghancurkan' dan tidak terduga, khususnya untuk mereka yang belum membaca novelnya. Karena itu, sejumlah orang mengkritik dan menyayangkan bahwa tidak ada peringatan bagi para penyintas kekerasan seksual untuk menonton film tersebut.
Baca Juga: Kisah Pilu Artis Film Dewasa, dari Alami Kekerasan Seksual hingga Terkena Penyakit Mematikan
Layanan streaming Netflix secara singkat menyebutkan bahwa Luckiest Girl Alive menampilkan "kekerasan seksual" dan "ancaman" di bagian atas layar saat film dimulai, tapi banyak penonton yang mengatakan bahwa itu tidak cukup mengingat kebrutalan adegan pemerkosaan.
Menurut Ciara Charteris, salah satu pendiri I Am Arla, platform online untuk penyintas trauma, dirinya sangat kecewa pada penayangan tersebut karena berdampak buruk bagi para penyintas trauma kekerasan seksual.
Lihat Juga :