Kunjungan Wisatawan Asing Naik, Sandiaga Uno Optimis Tembus 3,6 Juta
Senin, 17 Oktober 2022 - 23:52 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Tanah Air naik. Sandiaga pun optimis bisa menembus 3,6 juta kunjungan. Foto/Kontributor MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan kunjungan wisatawan asing (wisman) ke Tanah Air naik. Sandiaga pun optimis bisa menembus 3,6 juta kunjungan.
Kenaikan jumlah wisatawan asing, disebut Sandiaga mencapai 7 persen. Di mana target 1,8 juta wisatawan asing pun sudah tercapai pada bulan September.
"Kita masih memiliki 3 bulan agar kita bisa mencapai ambang batas tengah dan atas dari target kunjungan wisatawan mancanegara 1,8 sampai 3,6 juta," kata Sandiaga dalam Weekly Press Brief with Sandiaga Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022).
Adapun wisatawan asing yang paling banyak berkunjung berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, India dan Amerika Serikat. Sandiaga menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan kebijakan quality tourism.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Resesi di 2023, Sandiaga Uno Siap Beri Pendampingan Pelaku Parekraf
Yaitu perpanjang lamanya wisatawan mancanegara berkunjung, hingga meningkatkan spending atau belanjanya pada ekonomi lokal. Sandiaga juga ingin mendorong selain aksesibilitas jumlah penerbangan, juga akomodasi, amenitas, atraksi dan penerapan CHSE di setiap destinasi wisata.
Kemudian, terdapat beberapa negara yang jadi target promosi akan terus digencarkan untuk memperkuat serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Di antaranya Inggris, Prancis, Jepang, Korea Selatan, India dan Australia.
"Kita terus mengadopsi dan menggarap quality tourism. Jadi bukan hanya fokus angka-angka kedantang, tapi juga bagaimana kualitasnya," jelas Sandiaga.
"Kita ingin menghadirkan pariwisata yang mengimplementasikan cara yang efektif, efisien, berorientasi hasil," sambungnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno & Kisah Opung Senteria, Perempuan Penjual Ombus-ombus, Setia Merawat Budaya Kuliner Khas Batak
Di sisi lain, penawaran paket wisata baik tradisional maupun mewah, akan mendorong semua industri pariwisata berinovasi. Selain itu, mengemas paket baru bisa menciptakan kenangan dan pengalaman, hingga memberikan service yang outment.
Kenaikan jumlah wisatawan asing, disebut Sandiaga mencapai 7 persen. Di mana target 1,8 juta wisatawan asing pun sudah tercapai pada bulan September.
"Kita masih memiliki 3 bulan agar kita bisa mencapai ambang batas tengah dan atas dari target kunjungan wisatawan mancanegara 1,8 sampai 3,6 juta," kata Sandiaga dalam Weekly Press Brief with Sandiaga Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2022).
Adapun wisatawan asing yang paling banyak berkunjung berasal dari Australia, Singapura, Malaysia, India dan Amerika Serikat. Sandiaga menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan kebijakan quality tourism.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Resesi di 2023, Sandiaga Uno Siap Beri Pendampingan Pelaku Parekraf
Yaitu perpanjang lamanya wisatawan mancanegara berkunjung, hingga meningkatkan spending atau belanjanya pada ekonomi lokal. Sandiaga juga ingin mendorong selain aksesibilitas jumlah penerbangan, juga akomodasi, amenitas, atraksi dan penerapan CHSE di setiap destinasi wisata.
Kemudian, terdapat beberapa negara yang jadi target promosi akan terus digencarkan untuk memperkuat serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Di antaranya Inggris, Prancis, Jepang, Korea Selatan, India dan Australia.
"Kita terus mengadopsi dan menggarap quality tourism. Jadi bukan hanya fokus angka-angka kedantang, tapi juga bagaimana kualitasnya," jelas Sandiaga.
"Kita ingin menghadirkan pariwisata yang mengimplementasikan cara yang efektif, efisien, berorientasi hasil," sambungnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno & Kisah Opung Senteria, Perempuan Penjual Ombus-ombus, Setia Merawat Budaya Kuliner Khas Batak
Di sisi lain, penawaran paket wisata baik tradisional maupun mewah, akan mendorong semua industri pariwisata berinovasi. Selain itu, mengemas paket baru bisa menciptakan kenangan dan pengalaman, hingga memberikan service yang outment.
(dra)
Lihat Juga :