Anak Tak Buang Air Kecil selama 6 Jam, IDAI Sarankan Segera Bawa ke Rumah Sakit
Selasa, 18 Oktober 2022 - 19:57 WIB
loading...
Anak tak buang air kecil selama 6 jam disarankan untuk segera bawa ke Rumah Sakit. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Buang air kecil atau pipis merupakan salah satu proses alami tubuh yang terjadi pada setiap orang. Proses alami ini sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia.
Saat seseorang mengalami kesulitan atau jarang pipis, maka orang tersebut harus diwaspadai adanya gangguan atau masalah pada tubuhnya.
Saat ini sedang ramai berita tentang penyakit gangguan ginjal akut misterius. Penyakit ini banyak mengintai anak-anak di usia 1 hingga 5 tahun.
Salah satu ciri-cirinya adalah mereka mengalami penurunan jumlah urin dalam 6 jam secara drastis. Ketika menemukan masalah itu pada si anak, Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI, dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) menyarankan untuk dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Berbedakah Gagal Ginjal dengan Gangguan Ginjal Akut? Begini Penjelasan IDAI
"Nanti di rumah sakit yang akan kita lakukan adalah pemeriksaan parameter fungsi ginjal. Ginjal kan fungsinya mengeluarkan sisa metabolisme tubuh terutama protein maka ketika ginjal terganggu fungsinya yang meningkat ureum dan kreatinin. Kita bisa menghitung secara kasar, fungsi ginjal terganggu seberapa besar," jelasnya dalam Virtual Media Briefing: Update Gangguan Ginjal Akut Misterius (Acute Kidney Injury Unknown Origin/AKIUO) pada Anak, Selasa (18/10/2022).
Dokter Eka mengatakan ketika si anak didiagnosa memiliki masalah fungsi ginjal, pihak medis harus segera melakukan cuci darah atau hemodialisis.
Saat seseorang mengalami kesulitan atau jarang pipis, maka orang tersebut harus diwaspadai adanya gangguan atau masalah pada tubuhnya.
Saat ini sedang ramai berita tentang penyakit gangguan ginjal akut misterius. Penyakit ini banyak mengintai anak-anak di usia 1 hingga 5 tahun.
Salah satu ciri-cirinya adalah mereka mengalami penurunan jumlah urin dalam 6 jam secara drastis. Ketika menemukan masalah itu pada si anak, Sekretaris Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nefrologi IDAI, dr Eka Laksmi Hidayati, SpA(K) menyarankan untuk dibawa ke rumah sakit.
Baca Juga: Berbedakah Gagal Ginjal dengan Gangguan Ginjal Akut? Begini Penjelasan IDAI
"Nanti di rumah sakit yang akan kita lakukan adalah pemeriksaan parameter fungsi ginjal. Ginjal kan fungsinya mengeluarkan sisa metabolisme tubuh terutama protein maka ketika ginjal terganggu fungsinya yang meningkat ureum dan kreatinin. Kita bisa menghitung secara kasar, fungsi ginjal terganggu seberapa besar," jelasnya dalam Virtual Media Briefing: Update Gangguan Ginjal Akut Misterius (Acute Kidney Injury Unknown Origin/AKIUO) pada Anak, Selasa (18/10/2022).
Dokter Eka mengatakan ketika si anak didiagnosa memiliki masalah fungsi ginjal, pihak medis harus segera melakukan cuci darah atau hemodialisis.
Lihat Juga :