Catat! Ini Komponen Berbahaya pada Obat Cair, Bukan Paracetamol
Rabu, 19 Oktober 2022 - 13:16 WIB
loading...
A
A
A
Hal senada disampaikan oleh Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril. Kasus gangguan ginjal akut di Gambia, dijelaskan Syahril disebabkan karena etilen glikol dan dietilen gikol. Namun untuk di Indonesia, dia belum bisa memastikan senyawa apa yang bisa menyebabkan penyakit ini.
"Pada kasus di Gambia, dua komponen yang disalahkan adalah etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Tapi, kalau di kita, kami belum bisa sampaikan senyawa berbahaya apa yang berpotensi sebabkan gangguan ginjal akut yang ada di obat yang dikonsumsi pasien," jelas Syahril.
Baca Juga: Waspada Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Larang Obat Sirup Termasuk Vitamin Cair
Pada dasarnya, paracetamol masih bisa digunakan. Hanya saja bukan dalam bentuk sirup atau cair, melainkan tablet, kapsul atau pil.
"Jadi, demi menyelamatkan nyawa manusia, kami imbau untuk sementara ini tidak mengonsumsi obat cair hingga hasil investigasi keluar," tutup Syahril.
"Pada kasus di Gambia, dua komponen yang disalahkan adalah etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Tapi, kalau di kita, kami belum bisa sampaikan senyawa berbahaya apa yang berpotensi sebabkan gangguan ginjal akut yang ada di obat yang dikonsumsi pasien," jelas Syahril.
Baca Juga: Waspada Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes Larang Obat Sirup Termasuk Vitamin Cair
Pada dasarnya, paracetamol masih bisa digunakan. Hanya saja bukan dalam bentuk sirup atau cair, melainkan tablet, kapsul atau pil.
"Jadi, demi menyelamatkan nyawa manusia, kami imbau untuk sementara ini tidak mengonsumsi obat cair hingga hasil investigasi keluar," tutup Syahril.
(dra)
Lihat Juga :