BPJS Kesehatan: Tingginya Angka Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Harus Didukung Mutu Faskes yang Baik
Rabu, 19 Oktober 2022 - 16:23 WIB
loading...
Seiring bertambahnya jumlah peserta, angka akses layanan fasilitas kesehatan juga terus meningkat, tercatat ada 1,1 juta pemanfaatan JKN per hari di tahun 2021. / Foto: Melati Pratiwi
A
A
A
JAKARTA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah diikuti 89 persen penduduk Indonesia. Lewat program JKN, para peserta telah terjamin dari segi pembiayaan kesehatan.
Seiring bertambahnya jumlah peserta, angka akses layanan fasilitas kesehatan juga terus meningkat. Tercatat, ada sebesar 1,1 juta pemanfaatan JKN per hari di tahun 2021 pasca pandemi Covid-19.
Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan , Ghufron Mukti, akses pelayanan kesehatan ini perlu ditunjang dengan mutu yang baik pula.
Baca juga: Upaya BPJS Kesehatan dan Faskes Tingkatkan Mutu Pelayanan Diapresiasi Kemenkes
"Dengan tingginya angka pemanfaatan pelayanan kesehatan tentunya harus didukung oleh mutu fasilitas kesehatan yang baik, di antaranya melalui akreditasi fasilitas kesehatan baik FKTP maupun FKRTL/RS," tutur Ghufron dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan 2022 di Jakarta, Rabu (19/10/2022).
Ghufron berharap agar standar pelayanan kesehatan maupun keselamatan pasien bisa meningkat dengan dilengkapi credentialing dan juga re-credentialing. Terlebih lagi, BPJS Kesehatan juga cukup menaruh perhatian pada sisi pembiayayan pelayanan kesehatan.
"BPJS Kesehatan juga berupaya mendorong penyesuaian pembiayaan pelayanan kesehatan baik di FKTP dan FKRTL yang sesuai dengan kondisi ekonomi," tuturnya.
Seiring bertambahnya jumlah peserta, angka akses layanan fasilitas kesehatan juga terus meningkat. Tercatat, ada sebesar 1,1 juta pemanfaatan JKN per hari di tahun 2021 pasca pandemi Covid-19.
Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan , Ghufron Mukti, akses pelayanan kesehatan ini perlu ditunjang dengan mutu yang baik pula.
Baca juga: Upaya BPJS Kesehatan dan Faskes Tingkatkan Mutu Pelayanan Diapresiasi Kemenkes
"Dengan tingginya angka pemanfaatan pelayanan kesehatan tentunya harus didukung oleh mutu fasilitas kesehatan yang baik, di antaranya melalui akreditasi fasilitas kesehatan baik FKTP maupun FKRTL/RS," tutur Ghufron dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan 2022 di Jakarta, Rabu (19/10/2022).
Ghufron berharap agar standar pelayanan kesehatan maupun keselamatan pasien bisa meningkat dengan dilengkapi credentialing dan juga re-credentialing. Terlebih lagi, BPJS Kesehatan juga cukup menaruh perhatian pada sisi pembiayayan pelayanan kesehatan.
"BPJS Kesehatan juga berupaya mendorong penyesuaian pembiayaan pelayanan kesehatan baik di FKTP dan FKRTL yang sesuai dengan kondisi ekonomi," tuturnya.
Lihat Juga :