Terdaftar sebagai Jamu di BPOM, Kalung Antivirus Corona Bukan Jimat
Senin, 06 Juli 2020 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan klaim produk ini ampuh menangkal Covid-19 . Sebagai antivirus, perlu dilakukan uji in vitro dan in vivo pada hewan terhadap virus SARS-CoV-2, serta uji klinis.
Sedangkan sebagai antiinflamasi, eukaliptus harus diuji klinis pada pasien Covid-19 dengan pneumonia ringan, menilai efikasinya dalam mengurangi gejala dan tanda inflamasi pada sistem pernapasan.
(Baca juga: Kalung Eucalyptus Perlu Diuji Klinis terhadap Virus SARS-CoV-2 Pemicu COVID-19 )
"Uji kinis itu membutuhkan waktu yang lama. Kalau dalam 2-3 bulan ini sudah melakukan uji klinis sudah pasti bohong. Karena uji klinis terkait vaksin dan medicine oral itu paling sedikit butuh waktu 18 bulan. Kalu dipercepat 12 bulan, tapi rata-rata 1 setengah tahun. Semuanya masih ikhtiar mencari obat, vaksin Covid-19 ini," pungkasnya.
Sedangkan sebagai antiinflamasi, eukaliptus harus diuji klinis pada pasien Covid-19 dengan pneumonia ringan, menilai efikasinya dalam mengurangi gejala dan tanda inflamasi pada sistem pernapasan.
(Baca juga: Kalung Eucalyptus Perlu Diuji Klinis terhadap Virus SARS-CoV-2 Pemicu COVID-19 )
"Uji kinis itu membutuhkan waktu yang lama. Kalau dalam 2-3 bulan ini sudah melakukan uji klinis sudah pasti bohong. Karena uji klinis terkait vaksin dan medicine oral itu paling sedikit butuh waktu 18 bulan. Kalu dipercepat 12 bulan, tapi rata-rata 1 setengah tahun. Semuanya masih ikhtiar mencari obat, vaksin Covid-19 ini," pungkasnya.
(nug)
Lihat Juga :