Ini Alasan Industri Farmasi di Indonesia Tidak Memproduksi Obat Gangguan Ginjal Akut
Jum'at, 04 November 2022 - 13:12 WIB
loading...
Menurut Ahli Farmasi, Prof. Raymond Tjandrawinata tidak ada industri farmasi di Indonesia yang memproduksi obat Fomepizole tersebut. / Foto: ilustrasi/dok. Kemenkes
A
A
A
JAKARTA - Fomepizole menjadi pilihan sebagai penawar cemaran etilen glikol dan dietilen glikol pada pasien gangguan ginjal akut .
Namun sayangnya, hingga saat ini industri farmasi Tanah Air belum ada yang memproduksi obat tersebut. Sehingga, Kementerian Kesehatan harus mendatangkannya dari luar negeri.
Menurut data Kemenkes, Fomepizole yang sudah ada di Indonesia berasal dari Singapura, Australia, dan Jepang. Terbaru, 70 vial Fomepizole dari Amerika Serikat akan tiba dalam waktu dekat.
Baca juga: Berbagai Kebaikan dan Tebarkan Senyuman Lewat Donasi Sukarela MNC Fun Charity Run
Menurut Ahli Farmasi, Prof. Raymond Tjandrawinata tidak ada industri farmasi di Indonesia yang memproduksi obat tersebut. "Di Indonesia memang tidak ada industri farmasi yang memproduksi Fomepizole," terangnya saat ditemui di acara Pameran Teknologi Farmasi dan Alkes Indonesia di ICE BSD, Tangerang, Jumat (4/11/2022).
Namun sayangnya, hingga saat ini industri farmasi Tanah Air belum ada yang memproduksi obat tersebut. Sehingga, Kementerian Kesehatan harus mendatangkannya dari luar negeri.
Menurut data Kemenkes, Fomepizole yang sudah ada di Indonesia berasal dari Singapura, Australia, dan Jepang. Terbaru, 70 vial Fomepizole dari Amerika Serikat akan tiba dalam waktu dekat.
Baca juga: Berbagai Kebaikan dan Tebarkan Senyuman Lewat Donasi Sukarela MNC Fun Charity Run
Menurut Ahli Farmasi, Prof. Raymond Tjandrawinata tidak ada industri farmasi di Indonesia yang memproduksi obat tersebut. "Di Indonesia memang tidak ada industri farmasi yang memproduksi Fomepizole," terangnya saat ditemui di acara Pameran Teknologi Farmasi dan Alkes Indonesia di ICE BSD, Tangerang, Jumat (4/11/2022).
Lihat Juga :