Pastikan EG dan DEG Jadi Faktor Risiko Utama Gagal Ginjal Akut, Kemenkes: Harus Jadi Kewaspadaan

Selasa, 08 November 2022 - 09:59 WIB
loading...
Pastikan EG dan DEG...
Gagal Ginjal Akut (GGA) misterius pada anak di Indonesia sudah mengalami penurunan. Namun demikian, Kementerian kesehatan (Kemenkes) menghimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai zat berbahaya EG dan DEG yang jadi faktor risiko utamanya. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Gagal Ginjal Akut (GGA) misterius pada anak di Indonesia sudah mengalami penurunan. Namun demikian, Kementerian kesehatan (Kemenkes) menghimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai zat berbahaya etilen glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) jadi faktor risiko utamanya.

Hal tersebut didukung dari hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit, pada seluruh pasien GGA. Seperti diketahui zat EG dan DEG ada dalam obat sirup, yang dilarang saat ini.

"Tes detoksifikasi ke seluruh pasien-pasien, ditemukan zat toksik etilen glikol (EG) maupun dietilen glikol (DEG). Sehingga ini pola yang konsisten bahwa eg dan deg merupakan faktor risiko utama gagal ginjal akut ini," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid dalam Siaran Sehat di YouTube RRI Net Official, dikutip Selasa (8/11/2022).

Kendatinya, dr Nadia meminta agar para orang tua memahami berbagai gejala dari GGA pada anak, seperti berkurangnya air seni anak. Diminta agar menghindari penggunaan obat sirup apapun atau cair.

Baca Juga: Menindaklanjuti Kasus Gagal Ginjal Akut
">

Apabila anak sakit, terpaksa menggunakan harus dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan terdekat, atau diperiksakan ke dokter.

"Tentunya harus jadi kewaspadaan kita. Jadi orang tua harus memahami tanda-tanda GGA ini, pasti keluhan utama pada anak yang jumlah maupun frekuensi kencingnya berkurang," sambung dr Nadia.

Kemenkes melaporkan per tanggal 31 Oktober 2022 tercatat 304 kasus GGAPA, dimana 99 pasien (33%) dinyatakan sembuh. Angka ini mengalami kenaikan dalam kurun waktu satu minggu terakhir, dimana angka kesembuhan yang dilaporkan pada 26 Oktober 2022 sebanyak 39 kasus.

“Terjadi kenaikan signifikan selama satu minggu ini dari sebelumnya 20% naik menjadi 33% pasien yang dinyatakan sembuh,” ujar Juru Bicara Kemenkes dr. Muhammad Syahril dalam laman Sehat Negeriku.
(hri)
Lihat Juga :
wa-channel
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kabar Warga Singapura...
Heboh Kabar Warga Singapura Diduga Kena Hantavirus, Kemenkes Ungkap Hasil Tesnya
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Mengenal Nutri-Level,...
Mengenal Nutri-Level, Kebijakan Kemenkes untuk Pola Makan Lebih Sehat
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
3 Dokter Internsip Meninggal...
3 Dokter Internsip Meninggal dalam Sebulan, Kemenkes: Bukan karena Kelelahan Kerja
Dari 2.220 ke 146 Kasus:...
Dari 2.220 ke 146 Kasus: Campak Turun Tajam, Kewaspadaan Tetap Diperlukan
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Rekomendasi
Road To Garmin Run 2026,...
Road To Garmin Run 2026, Sampah Disulap Jadi Plakat Juara
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah SD, SMP, SMA 2026, Orang Tua Wajib Tahu Sebelum Membeli
Berita Terkini
Sinopsis dan Link Nonton...
Sinopsis dan Link Nonton Pitch Perfect 3 di VISION+
Pecah Banget! Serunya...
Pecah Banget! Serunya Kuis iNews Media Group di Jakarta Fair, Ribuan Penonton Rela Antre Demi Hadiah
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
350 Spesies Seafood...
350 Spesies Seafood Dicoret dari Menu Jaringan Hotel Global demi Selamatkan Laut
Microdrama Time Traveling...
Microdrama Time Traveling The Young Marshal, Kisah Pemuda yang Kembali ke Era Republic of China
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Dragon Kings Sanctuary di V+Short, Kisah War God yang Dikhianati Cinta
Terpopuler
Infografis
Apa Saja Penyebab dan...
Apa Saja Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Ovarium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved