Ingat Tragedi Tsunami yang Renggut Nyawa Rekannya, Ifan Seventeen Ingin Hidup Bermanfaat untuk Orang Lain
Sabtu, 12 November 2022 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Gue merasa banyak musisi yang susah, gue dikasih hidup, gue mau melakukan apa buat orang lain," lanjutnya.
Ifan sendiri mengaku butuh waktu selama enam bulan untuk bangkit dari keterpurukan itu. "Jadi sampai akhirnya gua balik lagi ke musik dan manggung lagi enam bulan," ungkap Ifan.
Baca Juga: Ifan Seventeen Ditawari Janda Satu Anak untuk Poligami, Ending-nya di Luar Dugaan
Seperti diketahui, tiga personel Seventeen yaitu M Awal Purbani (bass), Herman Sikumbang (gitar), Windu Andi Darmawan (drum), ditemukan meninggal dunia dalam bencana tsunami di pantai Tanjung Lesung, Banten, pada 23 Desember 2018.
Road manager Seventeen, Oki Wijaya ikut menjadi korban tsunami malam itu. Selain itu, istri Ifan, Dylan Sahara yang malam itu menemani suaminya manggung, juga ditemukan meninggal dunia. Satu-satunya personel Seventeen yang selamat adalah Ifan selaku vokalis.
Ifan sendiri mengaku butuh waktu selama enam bulan untuk bangkit dari keterpurukan itu. "Jadi sampai akhirnya gua balik lagi ke musik dan manggung lagi enam bulan," ungkap Ifan.
Baca Juga: Ifan Seventeen Ditawari Janda Satu Anak untuk Poligami, Ending-nya di Luar Dugaan
Seperti diketahui, tiga personel Seventeen yaitu M Awal Purbani (bass), Herman Sikumbang (gitar), Windu Andi Darmawan (drum), ditemukan meninggal dunia dalam bencana tsunami di pantai Tanjung Lesung, Banten, pada 23 Desember 2018.
Road manager Seventeen, Oki Wijaya ikut menjadi korban tsunami malam itu. Selain itu, istri Ifan, Dylan Sahara yang malam itu menemani suaminya manggung, juga ditemukan meninggal dunia. Satu-satunya personel Seventeen yang selamat adalah Ifan selaku vokalis.
(dra)
Lihat Juga :