Dimas The Guy Bagikan Tips Masak Daging Tanpa Alot

Jum'at, 25 November 2022 - 05:50 WIB
loading...
Dimas The Guy Bagikan Tips Masak Daging Tanpa Alot
Kreator konten Dimas The Guy alias Dimas memberikan tips memasak daging tanpa alot. Foto/MPI/Syifa Fauziah
A A A
JAKARTA - Daging salah satu makanan favorit banyak orang. Olahan daging beragam, ada yang dibuat steak, rendang, dan masih banyak lagi.

Saat memasak daging tentu ada teknik yang harus diperhatikan agar tidak alot. Kreator konten Dimas The Guy alias Dimas memberikan tips memasak daging tanpa alot.

Menurutnya, saat akan memasak daging khususnya untuk steak, pastikan memilih daging dengan kualitas yang baik.

"Pertama keringin dagingnya dulu, lalu marinasi dengan garam dan lada hitam. Lalu masak dagingnya jangan well done, kalau bisa medium rare aja karena masih juicy dan nggak terlalu kering dagingnya," beber Dimas saat ditemui usai acara The Discover List 2022, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga: Mencicipi Steak Lezat ala The Meat Guy, Antreannya Sudah Sampai 2023

Dimas menambahkan, setelah dimasak daging sebaiknya jangan langsung dipotong, melainkan didiamkan dulu lima menit, baru disajikan.

"Karena saat panas daging tegang. Biarkan agar rileks karena memengaruhi teksturnya," kata Dimas.

Namun, lanjutnya, bila masak steak dengan kualitas daging yang standar, pilih daging dengan potongan tenderloin, sirloin, atau rib eye.

"Setelah itu rendam dengan nanas atau daun pepaya selama 45 menit dan cuci. Hasilnya bisa juicy karena ada enzim bromelin yang buat pecahin protein daging," jelasnya.

Marinasi daging dengan daun pepaya atau nanas tidak akan memengaruhi kualitas daging.

"Marinasi daging dengan nanas nggak mengubah rasa tapi syaratnya harus dicuci. Boleh dicuci kalau habis direndam nanas," katanya.

Selain itu juga perhatikan tempat membeli daging. Sebab beberapa toko menjual daging dengan harga murah namun tetap berkualitas.

"Misalnya kayak The Meat Boys harga dagingnya affordable banget jauh, lebih murah dari harga daging di restoranku. Kalian masak itu udah enak karena dagingnya berkualitas, grade-nya nggak terlalu tinggi, medium, tapi karena kita dari quality-nya udah bagus dagingnya bisa empuk dan enak," papar Dimas.

"Karena daging kadang-kadang kalau di Indonesia kita second hand atau diimpor, biasanya penanganannya di gudang storage atau pengolahan daging nggak sesuai SOP. Itu bisa mempengaruhi tekstur dan rasa daging," pungkasnya.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1155 seconds (10.101#12.26)