Peran Fintech dalam Mendukung Terciptanya Ekonomi yang Inklusif
Sabtu, 26 November 2022 - 04:30 WIB
loading...
A
A
A
Fintechmenawarkan alternatif terhadap mekanisme transaksi ekonomi konvensional melalui pengurangan interaksi langsung. Fintech mengubah transaksi keuangan melampaui batas ruang dan waktu. Pandemi Covid-19 juga berperan sebagai dorongan yang dapat mengakselerasi pertumbuhan iklimfintechIndonesia.
Terbatasnya interaksi dan ruang gerak masyarakat selama pandemi memberikanfintechkesempatan untuk unjuk kemampuan dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat.
Inovasifintechkarya anak bangsa yang menjaditrending topicdantrendsetteradalah QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS menstandarisasi serta mengintegrasi produkfintechyang telah ada sebelumnya, menciptakan sebuah tatanan transaksi digital yang lebih solid dan inklusif. Bersama dengan P2P, inovasi-inovasifintechini telah menjadi pilar penopang pemulihan ekonomi pascapandemi.
Selama perhelatan G20 2022 di Indonesia, fintech terus menjadi sorotan. Bersamaan dengan itu dihelat pula Indonesia Fintech Summit (IFS) ke-4 sebagai sebuah forum bagi para pelakufintechdomestik, internasional, akademisi, pembuat kebijakan, dan lembaga keuangan untuk saling bertemu dan merumuskan formula demi mempercepat pemulihan ekonomi melaluifintech.
Saat ini Indonesia memang masih disibukkan dengan upaya berbenah dari sisa-sisa resesi ekonomi selama pandemi, tapi perkembangan iklim fintech yang lahir dari masa sulit ini akan menjadi fondasi kokoh bagi ekonomi Indonesia yang lebih tahan bantingdan inklusif ke depannya.
GenBI
Firstly Erzsa
Universitas Udayana
Terbatasnya interaksi dan ruang gerak masyarakat selama pandemi memberikanfintechkesempatan untuk unjuk kemampuan dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat.
Inovasifintechkarya anak bangsa yang menjaditrending topicdantrendsetteradalah QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard. QRIS menstandarisasi serta mengintegrasi produkfintechyang telah ada sebelumnya, menciptakan sebuah tatanan transaksi digital yang lebih solid dan inklusif. Bersama dengan P2P, inovasi-inovasifintechini telah menjadi pilar penopang pemulihan ekonomi pascapandemi.
Selama perhelatan G20 2022 di Indonesia, fintech terus menjadi sorotan. Bersamaan dengan itu dihelat pula Indonesia Fintech Summit (IFS) ke-4 sebagai sebuah forum bagi para pelakufintechdomestik, internasional, akademisi, pembuat kebijakan, dan lembaga keuangan untuk saling bertemu dan merumuskan formula demi mempercepat pemulihan ekonomi melaluifintech.
Saat ini Indonesia memang masih disibukkan dengan upaya berbenah dari sisa-sisa resesi ekonomi selama pandemi, tapi perkembangan iklim fintech yang lahir dari masa sulit ini akan menjadi fondasi kokoh bagi ekonomi Indonesia yang lebih tahan bantingdan inklusif ke depannya.
GenBI
Firstly Erzsa
Universitas Udayana
(ita)
Lihat Juga :