Sindir Kekayaan Raffi Ahmad, Pinkan Mambo Ngaku Belikan Karyawan Mobil BMW

Selasa, 29 November 2022 - 10:24 WIB
loading...
Sindir Kekayaan Raffi Ahmad, Pinkan Mambo Ngaku Belikan Karyawan Mobil BMW
Pinkan Mambo diduga menyindir kekayaann Raffi Ahmad. Pinkan secara blak-blakan mengatakan bahwa dirinya telah membelikan seluruh karyawannya mobil BMW. Foto/tangkapan layar Starpro Indonesia
A A A
JAKARTA - Pinkan Mambo diduga menyindir kekayaann Raffi Ahmad . Pinkan secara blak-blakan mengatakan bahwa dirinya telah membelikan seluruh karyawannya, termasuk sang kameramen mobil BMW.

Tak tanggung-tanggung, Pinkan menyebut mobil BMW yang dia belikan merupakan baru, bukan bekas. Ibu lima anak itu pun berujar bahwa seluruh karyawannya bisa memiliki BMW hanya dalam waktu 1 bulan kerja dengannya.

"Kameramen gue belinya BMW, karyawan gue semuanya mobil BMW. BMW baru bukan lama. Itu baru sebulan kerja," kata Pinkan dikutip dari kanal YouTube Starpro Indonesia, Selasa (29/11/2022).

"Makanya kemari teman-teman, yang butuh kerjaan sini. Kerja sama Pinkan sebulan doang udah punya BMW," sambungnya.

Baca Juga: Pinkan Mambo Buka Aib Maia Estianty, Ngaku Pernah Disuruh Gugurkan Kandungan

Karena itu, Raffi yang kerap memamerkan mobil Ferari, menurut Pinkan tidak sebanding dengan dirinya. Bahkan dia menyebut suami Nagita Slavina itu sampah.

"Jadi nggak perlu disombongin kayak Raffi gitu-gitu, gue bilang sih sampah ya. Kenapa gue bilang sampah? Ya lo orang cuma bisa mamerin Ferari lo aja, kalau gue nih udah beliin BMW sama kameramen gue," jelas Pinkan.

Tak hanya mengaku membelikan karyawannya mobil BMW, Pinkan juga mengungkapkan memiliki 50 perusahaan. Di mana dia memiliki target omzet Rp50 miliar sebulan.

"Raffi sama gue nggak ada apa-apanya, Raffi. Soalnya gue kan 50 perusahaan, banyak banget. Udah gitu 50 perusahaan, tiap 6 bulan itu mangkat dia. Jadi 50, 6 bulan berikutnya jadi 100, 6 bulan berikutnya jadi 150," ujar Pinkan.

Baca Juga: Punya 50 Perusahaan, Pinkan Mambo Merasa Lebih Kaya daripada Maia Estianty

"Jadi omzet gue tahun depan itu Rp50 miliar sebulan. Itu baru uang recehannya, uang gedenya nggak perlu diitung," tandasnya.
(dra)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2886 seconds (10.177#12.26)