Teken MoU dengan RS Mandaya Royal Puri, PSMTI: Bentuk Kepedulian Kami Terhadap Kesehatan
Jum'at, 02 Desember 2022 - 20:15 WIB
loading...
PSMTI, melalui ketua umumnya, Wilianto Tanta menandatangani Kerja sama dengan Mandaya Royal Hospital Puri, di Metland Cyber City Karang Tengah, Jumat (2/12/2022). Foto/Inin Nastain/MPI
A
A
A
JAKARTA - Kolaborasi dalam bentuk kerjasama terus dilakukan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Jumat (2/12/2022), PSMTI, melalui ketua umumnya, Wilianto Tanta menandatangani Kerja sama dengan Mandaya Royal Hospital Puri, di Metland Cyber City Karang Tengah.
Dalam pelaksanaannya, acara penandatanganan itu juga diisi dengan Health Talk bersama dua ahli ahli osteoporosis yakni dr Gunawan Tirtarahardja CCD, CDT dan dr Paulus Ronald Hibono Sp.OT (K). Health Talk itu mengusung tema ‘Bebas bergerak, Tulang Sehat Tanpa Osteoporosis.’
Dalam hal kerjasama, Wilianto Tanta mengatakan, hal itu sebagai bentuk kepedulian PSMTI terhadap kesehatan seluruh anggota. “Terjalinnya kerja sama ini, saya atas nama Ketua Umum PSMTI merasa sangat senang. Karena selain kami peduli dengan masyarakat sekitar, tentunya juga harus peduli dengan kesehatan anggota-anggota. Supaya bisa terus berkegiatan sosial dan membantu masyarakat untuk memberikan yang terbaik dari yang kami punya,” kata Wilianto Tanta.
Wakil Ketua Umum (WKU) PSMTI Dept. Sosial Kemasyarakatan Lusi Oey mengatakan, kepedulian PSMTI menyentuh semua lapisan, tidak terkecuali di internal angota. Selama ini, PSMTI memiliki program-program, sebagai bentuk kepedulian kepada negara dan masyarakat lingkungan setempat.
Baca Juga: PSMTI dan Permasis Gelar Donor Darah di Jakbar
“Kesehatan itu penting, dan kami berterima kasih kepada RS Mandaya Puri sudah ikut peduli terhadap kesejahteraan kesehatan kami,” kata Lusi Oey.
Sementara, mengutip Dinkes.ntbprov.go.id, menurut WHO pada International Consensus Development Conference di Roma, Italia, 1992, Osteoporosis adalah penyakit dengan sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai perubahan mikroarsitektur tulang, dan penurunan kualitas jaringan tulang. Kondisi itu pada akhirnya mengakibatkan meningkatnya kerapuhan tulang dengan resiko terjadinya patah tulang (Suryati, 2006).
Dalam pelaksanaannya, acara penandatanganan itu juga diisi dengan Health Talk bersama dua ahli ahli osteoporosis yakni dr Gunawan Tirtarahardja CCD, CDT dan dr Paulus Ronald Hibono Sp.OT (K). Health Talk itu mengusung tema ‘Bebas bergerak, Tulang Sehat Tanpa Osteoporosis.’
Dalam hal kerjasama, Wilianto Tanta mengatakan, hal itu sebagai bentuk kepedulian PSMTI terhadap kesehatan seluruh anggota. “Terjalinnya kerja sama ini, saya atas nama Ketua Umum PSMTI merasa sangat senang. Karena selain kami peduli dengan masyarakat sekitar, tentunya juga harus peduli dengan kesehatan anggota-anggota. Supaya bisa terus berkegiatan sosial dan membantu masyarakat untuk memberikan yang terbaik dari yang kami punya,” kata Wilianto Tanta.
Wakil Ketua Umum (WKU) PSMTI Dept. Sosial Kemasyarakatan Lusi Oey mengatakan, kepedulian PSMTI menyentuh semua lapisan, tidak terkecuali di internal angota. Selama ini, PSMTI memiliki program-program, sebagai bentuk kepedulian kepada negara dan masyarakat lingkungan setempat.
Baca Juga: PSMTI dan Permasis Gelar Donor Darah di Jakbar
“Kesehatan itu penting, dan kami berterima kasih kepada RS Mandaya Puri sudah ikut peduli terhadap kesejahteraan kesehatan kami,” kata Lusi Oey.
Sementara, mengutip Dinkes.ntbprov.go.id, menurut WHO pada International Consensus Development Conference di Roma, Italia, 1992, Osteoporosis adalah penyakit dengan sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai perubahan mikroarsitektur tulang, dan penurunan kualitas jaringan tulang. Kondisi itu pada akhirnya mengakibatkan meningkatnya kerapuhan tulang dengan resiko terjadinya patah tulang (Suryati, 2006).
Lihat Juga :