Sandiaga Uno Sebut Kenaikan UMP 2023 Bakal Berdampak Positif pada Sektor Pariwisata

Rabu, 07 Desember 2022 - 16:04 WIB
loading...
Sandiaga Uno Sebut Kenaikan UMP 2023 Bakal Berdampak Positif pada Sektor Pariwisata
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menilai bahwa naiknya UMP pada 2023 bakal berdampak positif juga pada sektor pariwisata. / Foto: Aldhi Chandra
A A A
JAKARTA - Pemerintah berencana menaikkan upah minimum provinsi (UMP) pada 2023 agar tetap kuat dalam mengantisipasi resesi global. Kebijakan itu mungkin akan membebani perusahaan, namun berdampak baik dalam mendukung perekonomian masyarakat.

Bukan hanya itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menilai bahwa naiknya UMP pada 2023 bakal berdampak positif juga pada sektor pariwisata. Lalu apa hubungannya?

"Kenaikan UMP masih dalam tahap penyesuaian. Namun, perlu disadari bahwa dari segi konsumsi, naiknya UMP ini akan menopang konsumsi terutama kebutuhan primer," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno dalam diskusi Sandilogi yang dilangsungkan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno soal Ancaman Resesi 2023: Kami Yakin Indonesia Tetap Baik

Menariknya, pariwisata kini sudah masuk dalam kategori kebutuhan primer. Ini terbukti dari banyaknya generasi muda yang 'healing' pascapandemi. Tidak hanya setahun sekali, melainkan beberapa ada yang sebulan sekali.

"Jadi, ini yang menurut saya layak ditopang dengan kenaikan UMP," kata dia.



Namun, lanjut Sandiaga, saat ini Indonesia masih menghadapi inflasi akhir tahun yang mana komoditi pasar banyak yang naik harganya. Tapi, dengan strategi yang dimiliki pemerintah, inflasi bisa diatasi dan kenaikan UMP bisa dilakukan.

Baca juga: Beli Multivitamin Bisa Dapat Emas? Jangan Sampai Ketinggalan, Simak Caranya!

"Jika UMP naik, konsumsi masyarakat pun naik, dan pada akhirnya bukan hanya pariwisata yang untung tapi produk ekonomi juga kena imbas positif. Dengan begitu, ekonomi akan bangkit dan menggeliat kembali," pungkasnya.
(nug)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2138 seconds (10.177#12.26)