Lebarkan Sayap di Kamboja, AirAsia Dorong Industri Pariwisata

Sabtu, 10 Desember 2022 - 10:44 WIB
loading...
Lebarkan Sayap di Kamboja,...
AirAsia resmi melebarkan sayapnya di Kamboja melalui AirAsia Kamboja. Dengan hadirnya maskapai penerbangan ini, akan membantu mendorong industri pariwisata. Foto/dok AirAsia
A A A
JAKARTA - AirAsia resmi melebarkan sayapnya di Kamboja melalui AirAsia Kamboja . Dengan hadirnya maskapai penerbangan yang menjadi anggota AirAsia Aviation Group Limited (AAAGL) ini, AirAsia akan membantu mendorong industri pariwisata di negara tersebut.

CEO Capital A Tony Fernandes mengatakan bukan tanpa alasan AirAsia kini hadir di Kamboja. Pasalnya, negara ini memiliki potensi yang besar dari segi pariwisata yang bisa menjadi tujuan destinasi favorit baru para wisatawan dari berbagai negara.

"Kamboja adalah salah satu tempat indah, kita berharap bisa mengambil peluang dengan kebijakan bebas visa. Kamboja adalah masa depan, negara yang indah," kata Tony saat penandatanganan perjanjian usaha patungan dengan Sivilai Asia di Rosewood Phnom Penh, Kamboja pada Jumat, 9 Desember 2022.

"Jadi untuk kami, Kamboja adalah rekomendasi secara global maupun Asean. Jadi saya percaya untuk pekerjaan ini. Jika orang mau travel, pikirkan tentang Kamboja. Kami berharap rute ke Pnompenh Kamboja menjadi favorit di Asia," sambungnya.

Baca Juga: AirAsia Resmi Luncurkan Maskapai Bertarif Rendah di Kamboja

Hal senada diungkapkan oleh Direktur Sivilai Asia Vissoth Nam. Kehadiran AirAsia Kamboja, dijelaskan Vissoth akan mendorong permintaan perjalanan udara di kalangan penduduk karena meningkatnya pilihan maskapai dan tujuan. Terlebih, tarif yang ditawarkan sangat baik.

"Ini akan membuka pintu bagi siswa yang menempuh pendidikan keluar negeri, mendukung perjalanan bisnis, meningkatkan hubungan perdagangan, dan mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah baru yang disambut baik," jelas Vissoth.

"Berkontribusi pada strategi pemerintah Kamboja dalam memperluas konektivitasnya dan mempromosikan pariwisata di wilayah tersebut. Kami tidak sabar untuk segera menghubungkan masyarakat Kamboja ke seluruh Asean dan sekitarnya," tambahnya.

Selain mendorong industri pariwisata di Kamboja, maskapai baru ini juga akan menghadirkan tujuan baru yang menarik dan menciptakan lapangan kerja. Kehadiran AirAsia Kamboja dinilai Tony sangat tepat setelah pandemi Covid-19 yang mana memberikan dampak besar bagi banyak sektor, termasuk pariwisata dan industri penerbangan.

Baca Juga: Dukung Wisata Danau Toba, AirAsia Resmi Buka Rute Perdana Jakarta-Silangit

"Misi kami tetap sama untuk mendemokratisasi perjalanan udara dan menghubungkan Anda ke berbagai lokasi, memberikan nilai terbaik, mendorong pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Asean," ujar Tony.

"AirAsia akan mengembangkan talenta lokal, terus membangun pertumbuhan ini dan yakin akan peluang dari bisnis pelayanan menjadi salah satu ekonomi paling dinamis dan tumbuh paling cepat di Asean baik di sektor digital maupun penerbangan," tutup Tony.

AirAsia Kamboja resmi diluncurkan di Rosewood Phnom Penh, Kamboja pada Jumat, 9 Desember 2022. Peluncuran ini ditandai dengan penandatangan perjanjian usaha patungan yang dilakukan oleh AAAGL, cabang usaha penerbangan dari Capital A Berhad dengan Sivilai Asia.

Beroperasi mulai 3 Januari 2023, AirAsia Kamboja akan mengoperasikan lima rute penerbangan ke Kamboja dari Kuala Lumpur ke Siem Reap dan Phnom Penh, dari Penang ke Phnom Penh serta dari Bangkok (Don Mueang) ke Siem Reap dan Phnom Penh.

Baca Juga: Tambah Pesawat, AirAsia Bakal Kian Cengkeram Pasar Penerbangan Indonesia
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Konflik Timur Tengah...
Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi...
ANTX 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Pariwisata Nusantara
Masa Depan Pariwisata...
Masa Depan Pariwisata Asia Pacific Ditentukan Kemampuan Membaca Perubahan Wisatawan
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Rekomendasi
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Berita Terkini
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Mau Nyaman Liburan ke...
Mau Nyaman Liburan ke Bali? Perhatikan Ini Sebelum Memilih Tour Wisata
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved