Angkat Nilai Adat Serta Persatuan dan Kesatuan, Film Uti Deng Keke Diapresiasi Kapolda Gorontalo
Minggu, 11 Desember 2022 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Hartono Ko mengungkapkan bahwa Uti deng Keke mengangkat latar belakang Gorontalo dan kisah tentang persahabatan empat anak berbeda agama dan budaya.
"Film Uti Deng Keke ini banyak menampilkan keindahan alam di wilayah Provinsi Gorontalo, serta banyak melibatkan artis lokal, ini sangat bagus sebagai sarana promosi sekaligus menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki banyak potensi, selain itu dilihat dari para pemainnya yang didominasi anak remaja, tentu ini akan memotivasi bagi para pemuda pemudi Gorontalo untuk bisa berkarya, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo, ”Ujar Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika.
Helmy Santika menegaskan, kalau kegiatan Nobar tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap film karya anak bangsa, sekaligus untuk memberikan stimulus perfilman nasional, juga mendorong para pemuda-pemudi Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Gorontalo untuk bisa produktif, salah satunya menghasilkan karya di bidang seni perfilman.
Lebih lanjut, Kapolda berpendapat kalau Film Uti Deng Keke ini alur ceritanya linier dan sederhana namun sarat akan makna pesan yang begitu relate yang dialami oleh banyak orang.
“Ada film yang membutuhkan kita berfikir untuk mengetahui makna ceritanya, namun film Uti Deng Keke ini sangat sederhana, mudah dipahami namun syarat dengan makna, ada nilai-nilai adat budaya, toleransi beragama serta kebhinekaan, juga menghargai perbedaan,” ucap Helmy Santika
"Film Uti Deng Keke ini banyak menampilkan keindahan alam di wilayah Provinsi Gorontalo, serta banyak melibatkan artis lokal, ini sangat bagus sebagai sarana promosi sekaligus menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki banyak potensi, selain itu dilihat dari para pemainnya yang didominasi anak remaja, tentu ini akan memotivasi bagi para pemuda pemudi Gorontalo untuk bisa berkarya, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo, ”Ujar Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Helmy Santika.
Helmy Santika menegaskan, kalau kegiatan Nobar tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap film karya anak bangsa, sekaligus untuk memberikan stimulus perfilman nasional, juga mendorong para pemuda-pemudi Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Gorontalo untuk bisa produktif, salah satunya menghasilkan karya di bidang seni perfilman.
Lebih lanjut, Kapolda berpendapat kalau Film Uti Deng Keke ini alur ceritanya linier dan sederhana namun sarat akan makna pesan yang begitu relate yang dialami oleh banyak orang.
“Ada film yang membutuhkan kita berfikir untuk mengetahui makna ceritanya, namun film Uti Deng Keke ini sangat sederhana, mudah dipahami namun syarat dengan makna, ada nilai-nilai adat budaya, toleransi beragama serta kebhinekaan, juga menghargai perbedaan,” ucap Helmy Santika
Lihat Juga :