Kemenristek Tetapkan Nasi Krawu Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Jum'at, 16 Desember 2022 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Pelanggannya tidak hanya berasal dari warga Gresik, tetapi juga dari luar kota,termasuk tamu mancanegara. Bahkan kuliner ini menjadi salah satu oleh-oleh bagi warga yang berkunjung ke Gresik.
Absah (56) generasi ketiga pendiri nasi krawu Bu Tiban mengatakan, pada awal berdirinya, nasi krawu dijual seharga Rp1.500 per porsi.
Namun, seiring perjalanan waktu, kini nasi krawu dijual dengan harga bervariatif, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp45 ribu per porsi karena bergantung jenis ikan yang dipilihnya. Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Bangga Juara My Kitchen Australia Buka Restoran Indonesia
"Dagingnya disuwir, ada mangut, serundeng, khas krawunya. Satu porsi 25 ribu. Ini sudah 45 tahun. Pembeli banyak dari Jakarta, Kalimantan. Ada dari Malaysia, Singapura dan Arab Saudi," ujar Absah.
Siti Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik, pelanggan setia nasi krawu mengatakan, pihaknya kerap menyediakan nasi krawu untuk hidangan dan oleh oleh bagi tamu yang berkunjung di Gresik.
Absah (56) generasi ketiga pendiri nasi krawu Bu Tiban mengatakan, pada awal berdirinya, nasi krawu dijual seharga Rp1.500 per porsi.
Namun, seiring perjalanan waktu, kini nasi krawu dijual dengan harga bervariatif, mulai dari Rp25 ribu hingga Rp45 ribu per porsi karena bergantung jenis ikan yang dipilihnya. Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Bangga Juara My Kitchen Australia Buka Restoran Indonesia
"Dagingnya disuwir, ada mangut, serundeng, khas krawunya. Satu porsi 25 ribu. Ini sudah 45 tahun. Pembeli banyak dari Jakarta, Kalimantan. Ada dari Malaysia, Singapura dan Arab Saudi," ujar Absah.
Siti Aminatun Habibah, Wakil Bupati Gresik, pelanggan setia nasi krawu mengatakan, pihaknya kerap menyediakan nasi krawu untuk hidangan dan oleh oleh bagi tamu yang berkunjung di Gresik.
Lihat Juga :