Covid-19 di Jepang Mengganas, Bayi dan Anak Sehat Meninggal karena Omicron
Senin, 26 Desember 2022 - 20:24 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kementerian Kesehatan Jepang, kasus Covid-19 baru pada usia di bawah 20 tahun mencapai sekitar 257 ribu dalam periode satu minggu atau hampir 30 persen dari keseluruhan infeksi.
Tomohiro Katsuta, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas St. Marianna di Kawasaki, Prefektur Kanagawa, mengatakan bahwa vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah anak-anak terinfeksi Covid-19.
Baca Juga: Varian Baru Omicron BN.1 Terdeteksi di Indonesia, Kenali Gejala yang Harus Diwaspadai
"Orang tua harus mendapatkan informasi yang akurat tentang kemanjuran vaksin dan efek samping untuk memutuskan apakah akan memvaksinasi anak mereka, daripada mengesampingkan opsi itu karena mereka khawatir tentang vaksinasi," kata Katsuta.
Dia juga mengimbau para orang tua agar anak-anak mereka libur dari taman kanak-kanak atau sekolah jika mereka merasa tidak enak badan.
Tomohiro Katsuta, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas St. Marianna di Kawasaki, Prefektur Kanagawa, mengatakan bahwa vaksinasi adalah cara paling efektif untuk mencegah anak-anak terinfeksi Covid-19.
Baca Juga: Varian Baru Omicron BN.1 Terdeteksi di Indonesia, Kenali Gejala yang Harus Diwaspadai
"Orang tua harus mendapatkan informasi yang akurat tentang kemanjuran vaksin dan efek samping untuk memutuskan apakah akan memvaksinasi anak mereka, daripada mengesampingkan opsi itu karena mereka khawatir tentang vaksinasi," kata Katsuta.
Dia juga mengimbau para orang tua agar anak-anak mereka libur dari taman kanak-kanak atau sekolah jika mereka merasa tidak enak badan.
(dra)
Lihat Juga :