Manfaat Pelihara Hewan secara Psikologis, Jadi Teman Curhat hingga Redakan Stres
Rabu, 28 Desember 2022 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“Nah itulah kenapa banyak orang memelihara hewan, dan senang ketika ia pulang bekerja berinteraksi dengan hewannya,” lanjutnya.
Meski begitu, Anggara mengimbau, memelihara hewan sebaiknya tidak boleh setengah-setengah alias hanya mengikuti tren semata. Pasalnya, sama halnya dengan mengurus anak, memelihara hewan juga butuh tanggung jawab, baik dari segi perawatan hingga kasih sayang.
“Karena bagaimanapun perawatan hewan itu butuh dana. Karena hewan yang kita pelihara itu bukan hewan liar. Bukan kucing hutan yang bisa makan tikus, atau makan hewan-hewan di luar. Tapi dia butuh makanan komersil untuk pemenuhan nutrisinya. Dan juga butuh vaksin, obat cacing, obat kutu, dan lain-lain,” ungkapnya.
“Nah, kalau kamu nggak punya waktu, ya udah jangan pelihara hewan. Kamu mending jadi rescuer aja. Karena ketika kita adopsi hewan itu menjadi milik kita sepenuhnya, dan mereka nggak punya teman main selain kita,” lanjut dokter pemilik tiga ekor kucing itu.
Meski begitu, Anggara mengimbau, memelihara hewan sebaiknya tidak boleh setengah-setengah alias hanya mengikuti tren semata. Pasalnya, sama halnya dengan mengurus anak, memelihara hewan juga butuh tanggung jawab, baik dari segi perawatan hingga kasih sayang.
“Karena bagaimanapun perawatan hewan itu butuh dana. Karena hewan yang kita pelihara itu bukan hewan liar. Bukan kucing hutan yang bisa makan tikus, atau makan hewan-hewan di luar. Tapi dia butuh makanan komersil untuk pemenuhan nutrisinya. Dan juga butuh vaksin, obat cacing, obat kutu, dan lain-lain,” ungkapnya.
“Nah, kalau kamu nggak punya waktu, ya udah jangan pelihara hewan. Kamu mending jadi rescuer aja. Karena ketika kita adopsi hewan itu menjadi milik kita sepenuhnya, dan mereka nggak punya teman main selain kita,” lanjut dokter pemilik tiga ekor kucing itu.
(tsa)
Lihat Juga :