Usung Tema Spesial, Gelaran Mammamia Jadi Wadah Berbagi Edukasi Para Ibu
Rabu, 28 Desember 2022 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
"Kami percaya bahwa Ibu adalah perekat dan penjaga kehangatan keluarga. Dan kami berharap di usia keempat, Kata Oma Telur Gabus tetap menjadi pilihan camilan yang #AsliAlamiDariOma," tutur Furiyanti dalam keterangan persnya, baru-baru ini.
Dalam perhelatan Mammamia spesial kali ini, para ibu didorong untuk tetap bisa menjaga kesehatan mental agar tetap merasa bahagia di tengah kesibukannya mengurus keluarga. "Kami percaya bahwa ibu yang bahagia akan membuat keluarganya bahagia juga," ujar Furiyanti.
Sementara itu, dalam rangkaian Mammamia edisi spesial #KataOma4Family diselenggarakan webinar bertema How to Recover from Toxic Situation. Pembicara yang dihadirkan adalah psikolog Agata Paskarista, M.Psi. dan mom influencer Jess @jessnchika.
Agata Paskarista menyampaikan, ada beberapa penyebab seseorang menjadi toxic. Mulai dari pola asuh yang kurang kasih sayang, pernah dibully dan gangguan mental yang tidak terdiagnosis.
"Ada beberapa tanda orang berada di hubungan toxic relationship. Mulai dari mengorbankan kebutuhan diri sendiri, merasa tidak dianggap, tidak dihargai, merasa sendiri, menarik diri dari lingkungan, selalu disalahkan, jadi berhati-hati dalam bertindak, tidak menjadi diri sendiri, komunikasi berujung cekcok dan ada keinginan balas dendam," jelas Agata.
Dalam perhelatan Mammamia spesial kali ini, para ibu didorong untuk tetap bisa menjaga kesehatan mental agar tetap merasa bahagia di tengah kesibukannya mengurus keluarga. "Kami percaya bahwa ibu yang bahagia akan membuat keluarganya bahagia juga," ujar Furiyanti.
Sementara itu, dalam rangkaian Mammamia edisi spesial #KataOma4Family diselenggarakan webinar bertema How to Recover from Toxic Situation. Pembicara yang dihadirkan adalah psikolog Agata Paskarista, M.Psi. dan mom influencer Jess @jessnchika.
Agata Paskarista menyampaikan, ada beberapa penyebab seseorang menjadi toxic. Mulai dari pola asuh yang kurang kasih sayang, pernah dibully dan gangguan mental yang tidak terdiagnosis.
"Ada beberapa tanda orang berada di hubungan toxic relationship. Mulai dari mengorbankan kebutuhan diri sendiri, merasa tidak dianggap, tidak dihargai, merasa sendiri, menarik diri dari lingkungan, selalu disalahkan, jadi berhati-hati dalam bertindak, tidak menjadi diri sendiri, komunikasi berujung cekcok dan ada keinginan balas dendam," jelas Agata.
Lihat Juga :