PPKM Dicabut, Sandiaga Sebut Berdampak Positif pada Pariwisata Indonesia
Senin, 02 Januari 2023 - 13:48 WIB
loading...
Pencabutan PPKM pada Jumat, 30 Desember 2022 dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno berdampak positif pada pariwisata Indonesia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada Jumat, 30 Desember 2022 dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
Ini karena kegiatan pariwisata dan mobilitas masyarakat termasuk wisatawan tidak lagi dibatasi. Sehingga bagi masyarakat yang ingin berwisata bisa dengan leluasa.
"Saya ingin menyampaikan, bahwa ada berita baik yaitu kemarin Presiden mengumumkan akhir dari PPKM. Ini karena tentunya kita mampu mengendalikan pandemi," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin (2/1/2023).
Selain itu, keputusan dicabutnya PPKM juga akan semakin meningkatkan minat dan kepercayaan wisatawan. Baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara untuk berwisata di Indonesia.
Baca Juga: Sandiaga Uno Jadikan Museum Subak Bali sebagai Wisata Edukasi
Di sisi lain, Sandiaga juga yakin bahwa target kunjungan wisatawan nusantara yang dua kali lipat mencapai 1,4 miliar pergerakan. Sedangkan wisatawan mancanegara hingga 7,4 juta kunjungan.
Ini karena kegiatan pariwisata dan mobilitas masyarakat termasuk wisatawan tidak lagi dibatasi. Sehingga bagi masyarakat yang ingin berwisata bisa dengan leluasa.
"Saya ingin menyampaikan, bahwa ada berita baik yaitu kemarin Presiden mengumumkan akhir dari PPKM. Ini karena tentunya kita mampu mengendalikan pandemi," kata Sandiaga dalam keterangan resminya, Senin (2/1/2023).
Selain itu, keputusan dicabutnya PPKM juga akan semakin meningkatkan minat dan kepercayaan wisatawan. Baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara untuk berwisata di Indonesia.
Baca Juga: Sandiaga Uno Jadikan Museum Subak Bali sebagai Wisata Edukasi
Di sisi lain, Sandiaga juga yakin bahwa target kunjungan wisatawan nusantara yang dua kali lipat mencapai 1,4 miliar pergerakan. Sedangkan wisatawan mancanegara hingga 7,4 juta kunjungan.
Lihat Juga :