5 Festival di Indonesia yang Paling Ditunggu

Jum'at, 13 Maret 2015 - 11:36 WIB
5 Festival di Indonesia...
5 Festival di Indonesia yang Paling Ditunggu
A A A
INDONESIA - Ada beberapa festival lokal Indonesia bertaraf internasional yang selalu ditunggu kehadirannya.
Sebagai sebuah negara kepulauan terbesar di dunia dengan lebih kurang 500 kabupaten, kota dan budaya, serta bahasa daerah yang sangat beragam, Indonesia memiliki banyak festival bertaraf internasional yang sangat unik dan menarik.

Berikut lima festival Indonesia yang ditunggu-tunggu dikutip dari Skyscanner.

1. Jember Fashion Carnaval
Sejak perhelatan event “Jember Fashion Carnaval” (JFC) pertama kali, yaitu pada tanggal 1 Januari 2003, event ini langsung menarik perhatian penggiat fashion. Hal ini pula yang mendorong penyelenggaraan JFC 2 di tahun yang sama. Keunikan event ini terletak pada konsep acara yang menggunakan jalan raya sebagai catwalk dan tema-tema unik yang selalu berbeda di setiap penyelenggaraannya.

Keberhasilan para peserta karnaval dalam menarik perhatian dunia internasional membuat mereka diundang ke berbagai negara untuk memamerkan karya mereka. Di tahun 2015 ini, JFC akan berlangsung pada tanggal 26-30 Agustus 2015.

2. Dieng Culture Festival
Keramahan masyarakat dan kemeriahan acara “Dieng Culture Festival” (DCF) akan menghangatkan Anda dari dinginnya udara di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. DCF telah ada sejak tahun 2010 dan selalu berhasil menyedot perhatian puluhan ribu orang, termasuk wisatawan asing.

Festival ini selalu menyuguhkan sebuah perpaduan yang menarik antara seni tradisi dan kekayaan indie, serta kontemporer. Tidak hanya itu, DCF juga menggabungkan budaya dengan wahana wisata alam dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Dieng. DCF biasanya berlangsung pada bulan Juli atau Agustus.

3. Solo Batik Carnival
Sebagai salah satu “UNESCO World Intangible Heritage” maka popularitas batik sudah tak bisa dipungkiri lagi. Setiap event yang berkaitan dengan batik pun hampir tak pernah sepi peminat, termasuk event “Solo Batik Carnival” (SBC) yang sudah berlangsung sejak tahun 2008. Pada tahun 2015 ini, SBC akan digelar pada tanggal 12-14 Juni 2015 di sepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga ke depan Balai Kota Solo. Hal ini terinspirasi dari event JFC yang menggunakan jalan raya sebagai catwalk.

Setiap tahunnya, SBC selalu mempunyai tema unik yang akan peserta karnaval wujudkan ke dalam rancangan kostumnya. Meski mirip dan terinspirasi dari JFC, namun yang membuat event SBC sangat berbeda adalah penggunaan batik sebagai bahan dasar kostum. Tak heran jika saat mengikuti Chingay Festival di Singapura, delegasi Solo Batik Carnival mendapat apresiasi meriah dari penonton.

4. Festival Danau Kelimutu
Festival Danau Kelimutu, biasanya diselenggarakan pada bulan Agustus dan digelar untuk menghormati tradisi ritual “Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata” dari kelompok etnis Lio di Kabupaten Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Etnis Lio percaya bahwa Danau Kelimutu adalah tempat semua jiwa kembali setelah perjalanan hidup berakhir.

Ritual tersebut juga menjadi ungkapan rasa syukur atas tahun lalu dan permohonan doa, berkat, kesejahteraan, kesehatan, serta kehidupan yang baik untuk tahun mendatang. Selain itu, masyarakat menggunakan kesempatan ini sebagai pameran kuliner dan kerajinan tangan khas NTT.

5. Bromo Yadnya Kasada
Upacara “Yadnya Kasada” di Gunung Bromo digelar setiap bulan Kasada hari-14 dalam penanggalan kalender tradisional Hindu Tengger. Menurut perkiraan, pada tahun 2015 upacara akan berlangsung di sekitar bulan Agustus. Upacara sesembahan atau sesajen ini dipersembahkan untuk Sang Hyang Widhi dan para leluhur, terutama Roro Anteng (Putri Raja Majapahit) dan Joko Seger (Putra Brahmana).

Upacara adat ini bertempat di Pura Luhur Poten, tepat di kaki Gunung Bromo dan mulai dari tengah malam hingga dini hari. Tujuan upacara adalah mengangkat dukun atau tabib yang ada di setiap desa di sekitar Gunung Bromo. Dalam festival ini suku Tengger akan melemparkan sesajen berupa sayuran, ayam, dan bahkan uang ke kawah gunung itu.
(nfl)
Berita Terkait
Mengintip Perkampungan...
Mengintip Perkampungan Jateng di Sarawak Malaysia, Kental Budaya Jawa
4 Fakta Mengapa Budaya...
4 Fakta Mengapa Budaya Vietnam Cenderung ke Asia Timur daripada Asia Tenggara?
Mengenal Sejarah Kampung...
Mengenal Sejarah Kampung China di Manado yang Sudah Ada Selama Ratusan Tahun
Relawan Bakti BUMN di...
Relawan Bakti BUMN di Pasuruan Hidupkan Budaya Lokal
Jelajah Lawang Surya...
Jelajah Lawang Surya Kencana, Hunting Spot Foto dan Kuliner Bogor
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Berita Terkini
Unggahan Nana Mirdad...
Unggahan Nana Mirdad soal Vonis Nadiem Makarim Tuai Kritik, Ini Penyebabnya
26 menit yang lalu
Lisa Mariana Buka Suara...
Lisa Mariana Buka Suara usai Dituding Tipu Klien Endorsement, Singgung Judi Online
1 jam yang lalu
MNC Life Dukung Berikan...
MNC Life Dukung Berikan Perlindungan Asuransi bagi Ribuan Penonton Koplove Fest Vol. 4
1 jam yang lalu
Sidang Gugatan Hak Asuh...
Sidang Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu Akan Digelar Tertutup, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Hadapi Gugatan Ruben...
Hadapi Gugatan Ruben Onsu, Sarwendah Klaim Simpan Fakta yang Belum Pernah Diungkap
1 jam yang lalu
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan dengan Sarwendah Dipastikan Batal
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved