Ini Sinopsis Episode 1 dan 2 Razia Sultan

Senin, 08 Juni 2015 - 16:45 WIB
Ini Sinopsis Episode...
Ini Sinopsis Episode 1 dan 2 Razia Sultan
A A A
JAKARTA - Di hadapan rakyatnya, Sultan Delhi Altamash alias Iltutmish, mengikrarkan diri sebagai raja. Dia berjanji mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk kehidupan rakyat. Walida-e-Sultaana (sebutan ibu Sultan), Shamshaad Beghum, yang melihat keramaian di istana saat itu menghargai reformasi yang telah dibuat Altamash. Tapi, di saat yang sama merasa cemburu terhadap kesuksesan itu.

Shamshaad Beghum mengatakan kepada pelayannya, Adila, bahwa orang-orang telah berubah seiring berjalannya waktu. Shamshaad lantas menghampiri putrinya, Qutub, dan mengatakan rencananya untuk merayakan Idul Fitri.

Shamshaad lalu memerintahkan Adila untuk memanggil Razia. Tapi rupanya saat itu Razia sedang berada di luar istana, menantang seekor harimau untuk mengambil sedikit rambut darinya sebagai persembahan bagi sang ayah, Sultan Altamash.

Razia pergi ke sebuah pasar untuk mencari Nizamuddin. Di sana, Razia bertemu Rehmat Kaalinwaala. Rehmat mengatakan kepada Razia bahwa Nizamuddin yang dicarinya sudah tidak lagi tinggal di sekitar pasar karena sudah meninggal dunia.

Razia mempercayai perkataan Rehmat. Namun, secara tiba-tiba Razia dipanggil oleh seorang gadis yang menuntunnya menemui Nizamuddin. Nizamuddin sangat senang bertemu Razia apalagi begitu dia tahu bahwa Razia adalah putri Sultan Altamash.

Nizamuddin berkata pada Razia bahwa dia bertahan hidup hanya untuk bertemu dengannya. Razia meminta kepada Nizamuddin untuk memberinya Kauri (jenis tanaman yang banyak ditemukan di daerah utara Selandia Baru). Nizamuddin meminta Fatima, budaknya, untuk membantu mencari kotak miliknya. Nizamuddin dengan senang hati memberikan Kauri kepada Razia.

Razia berkata bahwa Nizamuddin adalah pria yang tulus dan Sultan pasti akan sangat berterima kasih padanya. Razia kemudian pergi dari kediaman Nizamuddin dengan meninggalkan doa untuknya.

Shamshaad marah kepada Razia yang telah berani pergi keluar istana tanpa izin. Razia mencoba menjelaskan alasan mengapa dia pergi tapi sang nenek tak mau mendengar.

Sementara itu, penjaga memberitahu Iltutmish bahwa ada seseorang yang ingin bertemu dengannya. Ternyata yang datang adalah Fatima, budak Nizamuddin. Dia mengabarkan bahwa Nizamudin meninggal dan sesuai peraturan sebagai budak, dia harus dikubur hidup-hidup bersama tuannya. Fatima memohon pembebasannya, karena sebelum meninggal Nizamudin berjanji membebaskannya dan Razia tahu akan hal itu.

Penasaran dengan kisah ini? Jangan lupa saksikan Razia Sultan yang akan mulai tayang di MNCTV pada Senin (8/6/2015) setiap pukul 20.00 WIB.
(alv)
Berita Terkait
Kompetisi Reality Show...
Kompetisi Reality Show Ini Sudah Siap Menghibur Penggemarnya
Kisah Seru Suparman...
Kisah Seru Suparman Reborn hingga Perjuangan Garuda Muda di Piala AFF Futsal Championship 2022 di MNCTV
Pilihan Program Menarik,...
Pilihan Program Menarik, Performa MNCTV Beranjak Naik
Nielsen Klaim Bisa Ukur...
Nielsen Klaim Bisa Ukur 130 Juta Pemirsa TV di Indonesia
Sederet Program Desember...
Sederet Program Desember Juara Siap Menemani Pemirsa MNCTV di Akhir Tahun 2022
Tontonan Wajib Setelah...
Tontonan Wajib Setelah Tarawih, Teuku Ryan, Suheil hingga AFF Futsal
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
11 menit yang lalu
Sinopsis Billionaire...
Sinopsis Billionaire Girl vs The Fake Lover, Streaming di Aplikasi V+Short
33 menit yang lalu
Pantai Pasir Putih,...
Pantai Pasir Putih, Junior Chef, dan Petualangan Alam Warnai Liburan Keluarga di HOMM Laguna Bintan
1 jam yang lalu
Ussy Sulistiawaty Bongkar...
Ussy Sulistiawaty Bongkar Kepribadian Asli Andhika Pratama: Pendiam Banget
1 jam yang lalu
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
3 jam yang lalu
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved