Tips ini Harus Diingat Pasien yang Pernah Kena Serangan Jantung

Minggu, 08 November 2015 - 20:30 WIB
Tips ini Harus Diingat...
Tips ini Harus Diingat Pasien yang Pernah Kena Serangan Jantung
A A A
JAKARTA - Pasien serangan jantung dianjurkan untuk tetap hidup sehat. Hal tersebut berlaku meski mereka telah selesai menjalankan pengobatan. Pasalnya, pasien serangan jantung rentan untuk mengalami serangan untuk kedua kali.

Menurut Cardiologist and Interventional Cardiologist RSPI Pondok Indah, Jakarta, Dr. Anasthasia Sari Sri Mumpuni. Gaya hidup yang sehat berpengaruh besar untuk kelangsungan hidup mereka (pasien yang pernah mengalami minimal satu kali serangan jantung).

Selain serangan untuk kedua kalinya, gaya hidup yang sehat juga mencegah pasien untuk terserang penyakit lainnya dari akibat serangan jantung tersebut.

"Kalau udah pasang stent, udah bypass lalu (si pasien serangan jantung) merasa (sudah) selesai, ya nggak begitu. Risiko kena serangan lagi atau penyakit jantung lainnya masih ada," papar Dr Anasthasia kepada jurnalis saat jumpa pers di Resto Kembang Goela, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Dijelaskan Dokter Anasthasia lagi, pasien serangan jantung amat penting untuk mendapatkan edukasi mengenai kelanjutan dari penyembuhan penyakitnya.

Menurutnya, edukasi yang harus dilakukan saat ini adalah menangani faktor penyakit penyerta atau komorbiditas, yaitu diabetes melitus dan kolesterol. Dengan demikian, risiko serangan jantung untuk kedua bisa dicegah dan pasien bisa kembali produktif.

"Penderita serangan jantung yang juga mengidap dan berpotensi mengidap Diabetes atau sebaliknya, harus melakukan pengobatan. Penyakit ini kan penyakit kronis yang membutuhkan perawat yang nggak sebentar dan harus rutin," ujar dia.

Sementara untuk kolesterol, Anasthasia menyarankan agar menjaga pola makan. Untuk pola makan, bisa dilakukan dengan mengonsumsi nutrisi yang tepat. Tidak lupa untuk melakukan olahraga. Aktifitas fisik, seperti jalan kaki atau berenang bisa dilakukan minimal satu jam.

"Harus olahraga. Bisa berenang atau jalan kaki. Frekuensinya 3-5 kali per minggu. Itu penting banget. Karena banyak pasien jantung terserang di usia produktif. Dokter juga ingin pasien ketika sudah selesai berobat kembali produktif," tandasnya.
(sbn)
Berita Terkait
Tak Perlu Obat, Ini...
Tak Perlu Obat, Ini 7 Cara Mudah Menguatkan Jantung
5 Cara Efektif Turunkan...
5 Cara Efektif Turunkan Detak Jantung Istirahat
Tanda-Tanda Peringatan...
Tanda-Tanda Peringatan Serangan Jantung yang Jarang Diperhatikan
5 Posisi Tidur yang...
5 Posisi Tidur yang Baik untuk Kesehatan Jantung, Jangan Asal!
Tips Cegah Serangan...
Tips Cegah Serangan Jantung di Usia Muda
Menonton TV Berlebihan...
Menonton TV Berlebihan di Usia 20-an Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Berita Terkini
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
15 menit yang lalu
Viral! Shakira Sapa...
Viral! Shakira Sapa Penggemar Pakai Bahasa Korea usai Bertemu BTS
54 menit yang lalu
Tak Ada Persiapan Khusus,...
Tak Ada Persiapan Khusus, Ruben Onsu Datang Santai ke Sidang Mediasi
1 jam yang lalu
MNCTV Buka Audisi KDI...
MNCTV Buka Audisi KDI 2026 dan DMD Panggung Rezeki di Klaten, Kesempatan Wujudkan Mimpi Jadi Bintang Dangdut
1 jam yang lalu
Ruben Onsu dan Sarwendah...
Ruben Onsu dan Sarwendah Bertemu di Sidang Mediasi, Begini Suasananya
1 jam yang lalu
Harry Styles Mendadak...
Harry Styles Mendadak Batalkan Konser di Sao Paulo karena Masalah Kesehatan
1 jam yang lalu
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved