Pneumonia Ancam Anak. Kenali Gejala, Pencegahan & Pengobatan ini!

Sabtu, 14 November 2015 - 03:25 WIB
Pneumonia Ancam Anak....
Pneumonia Ancam Anak. Kenali Gejala, Pencegahan & Pengobatan ini!
A A A
NEW DELHI - Pneumonia adalah penyakit serius yang dapat mengancam pada anak. Penyakit ini semacam infeksi seluran pernapasan akut (ISPA) yang dapat mempengaruhi alveoli di paru-paru. Seperti kantung kecil yang dapat mengisi udara ketika orang tidak memiliki permasalahan dalam pernapasan.

Ketika terjadi infeksi di paru-paru, alveoli ini terisi dengan nanah dan cairan yang merupakan respon alami dalam tubuh untuk melawan infeksi ini. Infeksi di paru-paru membuat oksigen dan pernapasan menjadi sulit.

Ada dua jenis bakteri yang dapat bertanggung jawab dalam penyakit pneunomia, yaitu ‘Haemophilus Influenzae tipe b’ dan ‘Streptococcus pneumonia’ (Spn).

‘Bakteri Hib’ dan ‘Spn’ juga dapat menyebabkan ‘meninghitis’ akut (infeksi pada selaput yang menutupi otak) pada anak yang menyebabkan kecacatan seumur hidup.

Sangat sedikit orang tua yang menyadari bahwa pneumonia adalah penyabab terbesar kematian pada anak di seluruh dunia.

Setiap tahun penyakit pneumonia telah membunuh sekitar 1,2 juta anak dibawah usia lima tahun di seluruh dunia.

Berikut ini penjelasannya gejala, tips pencegahan, serta tips pengobatannya bagi para orangtua, seperti dilansir dari situs Times of India yang meringkasnya dari data yang diterangkan oleh Prof. Dr. P. Sudershan Reddy, M.D., D.C.H., Consultant Chief Pediatrician, Krishna Childrens Hospital, Lakdi-ka-pool, Hyderabad.

Gejala pneumonia

Gejalanya umumnya adalah dari infeksi pernapasan termasuk pneumonia. Banyak anak-anak yang mengalami batuk, pilek dan demam merupakan bentuk infeksi saluran pernapasan atas yang disebabkan oleh infeksi virus.

Anak yang mengalami pneumonia menjadi bernafas lebih cepat bersama dengan batuk yang parah.

Dalam kasus yang parah pada anak mungkin telah terjadi sesak nafas yang memungkinakan anak menjadi kesulitan bernafas.

Jika anak Anak menunjukan batuk beserta dengan nafas yang cepat, diharuskan untuk periksa ke dokter. Walaupun gejala lainnya tidak terjadi, disarankan tetap periksa karena bisa saja anak Anda mengalami pneumonia.

Pencegahan

Pneumonia dapat mudah di hindari dengan intervensi kelangsungan hidup pada anak. Intervensi ini meliputi berbagai pencegahan yang komprehensif.

Seperti sering mencuci tangan pada umumnya, mengurangi penyebaran penyakit, akses pelayanan yang sehat dan vaksin.

ASI eksklusif selama enak bulan pertama merupakan hal terpenting untuk memastikan anak mendapat gizi yang cukup dan membangun kekebalan tubuh secara alami untuk mencegah terjadinya infeksi.

Menjaga udara dan ruangan agar menjadi tetap bersih menjadi salah satu pencegahan terjadinya penyakit pneumonia pada anak Anda.

Bayi yang diberi tiga dosis ‘vaksin pentavalent’ pada usia 6, 10 dan 14 minggu. Setelah itu, mereka membutuhkan dosis ‘booster DPT’ dan ‘Hib’ pada usia 15 sampai 18 bulan dan lakukan vaksin sesuai dengan jadwal imunisasi yang ada.

‘Vaksin Hib’ telah diperkenalkan di lebih dari 180 negara di seluruh dunia, semua negara ini juga memberi vaksin ‘pentavalent’.

Pengobatan pneumonia

Pneumonia tidak hanya dicegah tetapi juga dapat diobati, terutama dengan diagnosis dini.

Sementara anak-anak dengan infeksi saluran pernapasan virus tidak memerlukan obat-obatan, anak-anak yang mengalami pneunomia harus diobati dengan antibiotik yang sesuai.

Pengobatan di rumah sakit atau pusat kesehatan sering mencakup perawatan suportif seperti administrasi oksigen.

(Data Courtesy: Prof. Dr. P. Sudershan Reddy, M.D., D.C.H., Consultant Chief Pediatrician, Krishna Childrens Hospital, Lakdi-ka-pool, Hyderabad, AP)


(sbn)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Berita Terkini
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
34 menit yang lalu
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
1 jam yang lalu
Stop Pakai Sarung Tangan...
Stop Pakai Sarung Tangan Plastik Saat Makan, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
3 jam yang lalu
Momen Middleton Bertemu...
Momen Middleton Bertemu Mantan Pacarnya di Pernikahan Peter Phillips
3 jam yang lalu
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
4 jam yang lalu
Tak Hanya Cantik, Audisi...
Tak Hanya Cantik, Audisi Miss Indonesia 2026 Mencari Talenta Terbaik Mulai dari Manner Impressive hingga Smart Social
4 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved