Plesir ke Pasar Sindu, Tempat Jajan Para Wisatawan Mancanegara

Rabu, 18 November 2015 - 17:20 WIB
Plesir ke Pasar Sindu,...
Plesir ke Pasar Sindu, Tempat Jajan Para Wisatawan Mancanegara
A A A
DENPASAR - Pasar tradisional identik dengan kumuh, bau, tidak nyaman, dan becek. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Pasar Sindu. Pasalnya, pasar yang terletak di Sanur, Denpasar, Bali ini memiliki koridor yang lega dan deretan kios yang tampil bersih.

Tidak hanya itu, pasar ini juga dilengkapi dengan toilet, tempat cuci tangan dan sanitasi yang bersih. Untuk tetap menjaga kenyamanan, lorong-lorong antara los di pasar ini dibuat selebar tiga meter, sehingga membuat para pembeli tidak akan bersenggolan. Anda pun dapat mencari makanan yang dibutuhkan dengan mudah. Setiap bahan makan ditata dalam tiga kategori.

"Los A untuk para pendagang yang menjual alat upacara dan buah. Los B untuk pedagang yang menjual sembako dan jajanan Bali. Los C untuk pedagang daging," papar Kepala Pasar Sindu, I Made Sudana kepada Sindonews di Pasar Sindu, Selasa (17/11/2015).

Sementara untuk harga, para pedagang Pasar Sindu tidak membedakan warga lokal, maupun wisatawan mancanegara. "Untuk harga sama saja. Bahkan bisa dibilang kita lebih murah. Harga makanan di sini mulai Rp10 ribu sampai Rp50 ribu," ujar Made Sudana.

Menariknya, Pasar Sindu memiliki dua fungsi. Mulai pukul empat pagi sampai dua siang, pasar ini menyediakan kebutuhan pokok sehari-hari. Sementara sore hari, mulai pukul empat sampai sepuluh malam menjadi pusat jajanan makanan tradisional Bali dan pakaian.

"Sore hari, pasar ini menjadi pasar senggol. Berbeda dari pasar pagi hari, pasar senggol ini tidak menempati los dan kios di pasar, tapi menempati parkir pasar. Wisatawan mancanegara banyak sekali yang datang untuk berbelanja dan mencicipi makanan yang dijual disini. Mereka kan mencari yang berbeda," jelasnya.

Bahkan, berkat standar kebersihan pasar yang meningkat, Pasar Sindu menjadi tempat favorit berbelanja para wisatawan baik domestik dan mancanegara.

"Selain standar kebersihan pasar meningkat, pasar kami juga menjadi tempat favorit untuk berbelanja wisatawan lokal atau mancanegara. Wisatawan yang menginap di hotel bintang lima juga mencari makanan ke sini," tandasnya.
(nfl)
Berita Terkait
Lezatnya Docang, Makanan...
Lezatnya Docang, Makanan Khas Cirebon
Menikmati Menu Nusantara...
Menikmati Menu Nusantara di Restoran Bernuansa Alam
Festival Kuliner Terbesar...
Festival Kuliner Terbesar di Bandung Hadirkan Makanan Khas Nusantara
Meriahkan Liburan Sekolah...
Meriahkan Liburan Sekolah di Kampung Kuliner Nusantara
Menikmati Sajian Hangat...
Menikmati Sajian Hangat di Kawasan Dago Atas, Mantap Rasanya
Jelajahi Surga Kuliner...
Jelajahi Surga Kuliner Nusantara sekaligus Bangkitkan Semangat UMKM
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
3 jam yang lalu
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
3 jam yang lalu
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
5 jam yang lalu
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
5 jam yang lalu
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
6 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved