Song Joong Ki Bilang, Faktor ini jadi Penyebab Boomingnya DOTS
Senin, 21 Maret 2016 - 06:01 WIB
Song Joong Ki Bilang, Faktor ini jadi Penyebab Boomingnya DOTS
A
A
A
SEOUL - Media mainstream di China, Korea Selatan, hingga Asia dan dunia, telah banyak memberitakan betapa Pemerintah China lewat Departemen Keselamatan Publik-nya telah secara tepat menghimbau akan bahaya menonton serial televisi drama Korea terlalu lama bagi penduduknya.
Selain menghimbau bahaya menonton drama Korea terlalu lama, Pemerintah China juga melarang warganya, khususnya yang wanita untuk tidak jatuh cinta kepada Song Joong Ki, aktor pemeran utama drama yang sedang meledak di sana saat ini, Descendants of the Sun (DOTS).
Dan sejumlah insiden pengaruh menonton DOTS bahkan sudah terjadi di sejumlah tempat di China, yang seakan jadi pembenar keputusan pemerintah di sana, karena ikut memberi tekanan tersendiri kepada para suami dalam sebuah rumah tangga dimana para istrinya terlalu menggandrungi Song Joong Ki.
Tapi sang aktor sendiri justru meragukan bahwa dampak negatif dari menonton DOTS begitu besar terjadi di China. Karena dia merasa biasa-biasa saja, walau berstatus selebriti.
“Saya hanya dapat menebak (tentang seberapa populer saya di China) dari laporan berbagai media dan pesan yang dikirim oleh teman-teman saya di China. Saya tidak merasa bahwa popularitas di luar negeri akan memberi perbedaan tersendiri dalam kehidupan saya,” sembur Song, seperti dilansir dari Yonhap.
Namun menurut aktor asal Korea Selatan berusia 30 tahun itu. Popularitas DOTS, yang baru diputar sebanyak delapan episode di China dan Negeri Ginseng dari rencana total 16 episode. Terangkat berkat kombinasi unik dari cerita cinta di dalamnya, yakni antara seorang dokter wanita dengan seorang prajurit militer, dalam hal ini Kapten Angkatan Darat.
“Karakter seorang dokter sudah banyak tampil di berbagai cerita drama, tapi karakter seorang prajurit militer masih relatif jarang dapat kesempatan tampil di televisi. Saya pikir orang-orang amat mengapresiasi dan menghargai itu,” tutur Song.
“Orang-orang sepertinya senang dengan ide dari cerita seorang dokter yang terlibat hubungan asmara dengan seorang prajurit militer, karena hal ini jarang terjadi dan berbeda dengan cerita-cerita drama sebelumnya,” tandasnya.
Ya, bisa jadi itu Song. Karena Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha, bahkan menyanjung DOTS dan menyarankan warganya untuk melihat drama Korea tersebut, karena memiliki unsur patriotisme pada negara. Seperti diketahui pula bahwa sang PM adalah pensiunan Jenderal Militer di sana.
Selain menghimbau bahaya menonton drama Korea terlalu lama, Pemerintah China juga melarang warganya, khususnya yang wanita untuk tidak jatuh cinta kepada Song Joong Ki, aktor pemeran utama drama yang sedang meledak di sana saat ini, Descendants of the Sun (DOTS).
Dan sejumlah insiden pengaruh menonton DOTS bahkan sudah terjadi di sejumlah tempat di China, yang seakan jadi pembenar keputusan pemerintah di sana, karena ikut memberi tekanan tersendiri kepada para suami dalam sebuah rumah tangga dimana para istrinya terlalu menggandrungi Song Joong Ki.
Tapi sang aktor sendiri justru meragukan bahwa dampak negatif dari menonton DOTS begitu besar terjadi di China. Karena dia merasa biasa-biasa saja, walau berstatus selebriti.
“Saya hanya dapat menebak (tentang seberapa populer saya di China) dari laporan berbagai media dan pesan yang dikirim oleh teman-teman saya di China. Saya tidak merasa bahwa popularitas di luar negeri akan memberi perbedaan tersendiri dalam kehidupan saya,” sembur Song, seperti dilansir dari Yonhap.
Namun menurut aktor asal Korea Selatan berusia 30 tahun itu. Popularitas DOTS, yang baru diputar sebanyak delapan episode di China dan Negeri Ginseng dari rencana total 16 episode. Terangkat berkat kombinasi unik dari cerita cinta di dalamnya, yakni antara seorang dokter wanita dengan seorang prajurit militer, dalam hal ini Kapten Angkatan Darat.
“Karakter seorang dokter sudah banyak tampil di berbagai cerita drama, tapi karakter seorang prajurit militer masih relatif jarang dapat kesempatan tampil di televisi. Saya pikir orang-orang amat mengapresiasi dan menghargai itu,” tutur Song.
“Orang-orang sepertinya senang dengan ide dari cerita seorang dokter yang terlibat hubungan asmara dengan seorang prajurit militer, karena hal ini jarang terjadi dan berbeda dengan cerita-cerita drama sebelumnya,” tandasnya.
Ya, bisa jadi itu Song. Karena Perdana Menteri Thailand, Prayuth Chan-ocha, bahkan menyanjung DOTS dan menyarankan warganya untuk melihat drama Korea tersebut, karena memiliki unsur patriotisme pada negara. Seperti diketahui pula bahwa sang PM adalah pensiunan Jenderal Militer di sana.
(sbn)