Kurang Konsumsi Buah dan Sayuran Bikin Otak Anak Lemot

Rabu, 11 Mei 2016 - 18:30 WIB
Kurang Konsumsi Buah...
Kurang Konsumsi Buah dan Sayuran Bikin Otak Anak Lemot
A A A
JAKARTA - Buah dan sayur adalah komponen penting bagi kesehatan anak. Konsumsi yang kurang dari buah dan sayur dapat meningkatkan risiko dari berbagai penyakit tidak menular.

Konsultan Gastrohepatologi RS Awal Bros Evasari Dr. Frieda Handayani Kawanto mengatakan bahwa anak yang jarang mengkonsumsi buah dan sayur akan menyebabkan kelemahan otak atau lemot saat belajar. Masalah ini juga bisa menimbulkan kurang konsentrasi saat belajar.

"Jadi ada jangka pendek dan panjang jika tidak mengkonsumsi sayuran maupun buah bisa menyebabkan beberapa penyakit yang tidak menular. Seperti kalau jangka pendeknya bisa menimbulkan anak-anak lemot saat belajar," ujar Frieda di Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Menurut Frieda, akibat jangka pendek kekurangan buah dan sayur adalah menyebabkan keropos pada tulang. Selain itu, kondisi ini juga menimbulkan berbagai penyakit berbahaya seperti obesitas hingga kanker.

"Kalau jangka panjang, itu bisa menimbulkan penyakit-penyakit menular sepertti kanker, stroke, hipertensi dan obesitas," katanya.

Dia pun menyarankan agar orang tua berperan aktif dalam meningkatkan konsumsi anak pada buah dan sayur. Sebab, buah dan sayur mengandung berbagai kebaikan seperti vitamin, mineral dan bisa meningkatkan daya tahan tubuh, pertumbuhan serta bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.

"Pemberian buah dan sayur kepada anak sejak usia dini akan mendukung pemenuhan gizi seimbang bagi optinalisasi tumbuh kembang anak dan pembentukan pola makan sehat yang akan berlnajut sampai usia dewasa," papar dia.

Buah dan sayur mengandung vitamin seperti A, C dan E yang baik untuk kesehatan mata dan kulit, serta menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, juga mengandung mineral seperti kalsium, magnesium dan fosfor yang berfungsi menjaga kekuatan tulang dan gigi serta zat besi, Vitamin B dan asam folat untuk mencegah anemia.

Selain itu buah dan sayur kaya akan serat yang sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Asupan sayur dan buah sejak dini memberikan manfaat kesehatan pencernaan yang memadai untuk anak demi meningkatkan daya serap terhadap nutrisi dan fungsi daya tahan tubuh terhadap berbagai penyakit di masa yang akan datang.
(alv)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Berita Terkini
Indonesian Idol : The...
Indonesian Idol : The Last Stage Jadi Panggung Perayaan Paling Emosional Season XIV
27 menit yang lalu
Bilal Indrajaya and...
Bilal Indrajaya and The Corleones Ajak Penonton Java Jazz Festival 2026 Nostalgia Lewat Hits The Beatles
11 jam yang lalu
Pecah! Hari Pertama...
Pecah! Hari Pertama Java Jazz Festival 2026 Diserbu Ribuan Penonton
12 jam yang lalu
Menjelajahi Pesona Korea:...
Menjelajahi Pesona Korea: Perpaduan Memukau Tradisi dan Modernitas di Seoul dan Incheon
12 jam yang lalu
Dibully di Sekolah Elit,...
Dibully di Sekolah Elit, Ariana Temukan Skandal Besar dalam Microdrama Empire High V+Short
12 jam yang lalu
Yakult Resmi Luncurkan...
Yakult Resmi Luncurkan Varian Stroberi di Indonesia, Mulai Dijual 1 Juni 2026
12 jam yang lalu
Infografis
Rusia: UNICEF Anggap...
Rusia: UNICEF Anggap Anak Gaza Kurang Penting Dibanding Anak Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved