Pentingnya ASI dalam Menunjang Sistem Kekebalan Tubuh Anak

Sabtu, 04 Juni 2016 - 22:29 WIB
Pentingnya ASI dalam...
Pentingnya ASI dalam Menunjang Sistem Kekebalan Tubuh Anak
A A A
JAKARTA - Di acara Temu Wicara Kesehatan Anak yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ke-62 dan Hari Anak Nasional 2016, dr. Reni Wigati, Sp.A(K) juga sempat menyinggung tentang peranan air Susu ibu (ASI) bagi tumbuh kembang anak. Dr. Reni menjelaskan bahwa, perbedaan ASI dengan susu formula adalah ada fungsi utamanya yakni memberikan antibody yang kuat pada anak. Antibody yang hanya dimiliki oleh ASI ini dapat membuat anak-anak lebih sehat dan jarang sakit.

“Yang sangat berbeda dari susu formula dengan ASI itu terletak pada antibody-nya. Jadi pabrik-pabrik susu formula tentu berusaha mencapai komposisi yang menyerupai ASI. Makanya harga susu formula itu tidak murah, karena mereka harus melakukan penelitian dulu. ASI ini isinya apa lalu bagaimana caranya supaya susu formula mereka mirip. Tapi sebagus-bagusnya susu formula belum ada yang bisa membuat antibody,” papar dia ketika ditemui di RSIA Evasari, Jakarta, Sabtu (4/6/2016).

Yang paling penting dari asupan ASI ini adalah pengaruhnya pada antibody atau pertahanan tubuh. Selain itu, ASI juga bisa menghindarkan anak dari alergi.

“Anak-anak dengan susu formula itu tidak minum susu manusia, melainkan dari spesies lain dan angka alerginya akan tinggi sekali dibandingkan dia minum susu ibunya sendiri. Kalau memang anak dengan susu formula tidak alergi atau antibodynya kuat dan stimulasi orang tua dilakukan dengan baik ke anak, insya Allah anak tidak akan mengalami gangguan pertumbuhan,” ujar Reni.

Ibu dua orang anak ini juga menjelaskan bahwa anak-anak idealnya mengonsumsi ASI hingga usia dua tahun, yakni enam bulan secara eksklusif dan setelahnya dikonsumsi bersamaan dengan makanan pendamping ASI atau yang biasa dikenal dengan MPASI. Dr. Reni menekankan bahwa jangan sampai kelewatan memberikan MPASI lebih dari usia enam bulan, karena itu akan membuat gangguan nutrisi pada anak.

“ASI idealnya sampai dua tahun, eksklusif sampai enam bulan, dan jangan kebobolan untuk memberikan makanan pendamping atau MPASI, karena bisa gangguan nutrisi. MPASI paling lambat itu usia enam bulan, ada yang sudah mulai di usia empat bulan kalau memang perlu. Tapi di bawah itu, misalnya kita anggap ASI-nya kurang untuk beberapa kasus, tentunya harus dengan konsultasi ke dokter, kita bisa anjurkan untuk mengganti dengan susu formula sebagai pendamping,” pungkasnya.
(alv)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
3 jam yang lalu
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
4 jam yang lalu
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
5 jam yang lalu
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
5 jam yang lalu
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
6 jam yang lalu
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
6 jam yang lalu
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved