Makan Pasta Tak Membuat Gemuk

Sabtu, 16 Juli 2016 - 16:30 WIB
Makan Pasta Tak Membuat...
Makan Pasta Tak Membuat Gemuk
A A A
JAKARTA - Pasta kerap dihindari mereka yang tengah menjalankan program penurunan berat badan. Sayangnya hal tersebut kurang tepat. Pasalnya, meski mengandung karbohidrat namun pasta tidak membuat gemuk. Anda pun masih tetap bisa langsing dengan mengonsumsi pasta.

Hal ini disebabkan oleh pasta merupakan bagian dari pola makan Mediteranneam yang kaya dengan sayur dan minyak zaitun. Peneliti Italia menganalisa pola makan lebih dari 23000 orang dari dua daerah berbeda di Italia. Selanjutnya, peneliti meminta responden untuk mencatat semua makan yang dikonsumsi dalam buku harian dan akan diberikan pertanyaan melalui telepon mengenai pola makan.

Dilansir dari Daily Mail, jumlah pasta yang dikonsumsi responden pun dibandingkan dengan indeks massa tubuh, ukuran lingkar pinggang dan pinggul. Hasilnya, tidak ada hubungan antara makan pasta dan pertambahan berat badan. Hasil sebaliknya didapat yaitu mengonsumsi pasta biasa membuat tubuh lebih langsing.

"Data kami membuktikan menikmati pasta sesuai dengan kebutuhan individu menyebabkan indeks massa tubuh sehat, lingkar pinggang lebih kecil dan rasio pinggang-pinggul lebih baik," papar pemimpin penelitian, George Pounis.

"Dengan riset ini, kita bisa bilang berhenti makan pasta bukan tindakan yang tepat. Kita bicara mengenai komponen fundamental dari tradisi di Italia dan tidak alasan untuk tidak melakukannya. Pesan yang muncul dari studi ini adalah pola makan Mediterranean yang dilakukan dengan porsi sedang dan mempertimbangkan variasi dari semua elemennya itu baik untuk kesehatan kita," tambah peneliti Licia Iacoviello dari Neuromed Institute di Pozzilli.

Namun, tubuh yang langsing bisa didapat jika pola makan Mediterranean diikuti dengan teratur. Penasihat bagi Nasional Obesity Forum di Inggris, Dr Aseem Malhotra, menilai penelitian ini terbatas dan hanya berdasarkan survei lewat telepon. Tapi, kuantitas pasta yang dikonsumsi juga harus diperhatikan. Responden penelitian tersebut diketahui makan pasta sekitar 50-65 gram sehari, ini lebih sedikit dibandingkan porsi makanan utama yang dimakan di Inggris.

"Kuncinya ada di kuantitas. Jika Anda makan banyak sayur, minyak zaitun dan minyak ikan kemudian juga makan seikit pasta sebagai anti pasti tradisional tampaknya tidak berbahaya untuk kesehatan dan tak membuat gemuk," ujar Malhotra.
(nfl)
Berita Terkait
Kamu lagi Diet? Cobain...
Kamu lagi Diet? Cobain 7 Menu Rumahan Ini
Salad Tumis Ayam Cocok...
Salad Tumis Ayam Cocok untuk Anda yang Lagi Diet
Hadirkan Makanan Sehat...
Hadirkan Makanan Sehat dan Lezat, Katering Diet Pertama di Indonesia Ini Efektif Turunkan Berat Badan
Ini Makanan Nikmat Cocok...
Ini Makanan Nikmat Cocok untuk yang Sedang Diet, Berikut Menunya
7 Makanan Pengganti...
7 Makanan Pengganti Nasi Putih untuk Diet, Sehat dan Mengenyangkan
5 Makanan Diet yang...
5 Makanan Diet yang Cocok Disantap di Musim Hujan
Berita Terkini
Pendakian Gunung Meningkat,...
Pendakian Gunung Meningkat, Menhut Siapkan Pengaturan untuk Cegah Kecelakaan dan Sampah
1 jam yang lalu
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
2 jam yang lalu
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
2 jam yang lalu
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
3 jam yang lalu
Sinopsis Terikat Janji...
Sinopsis 'Terikat Janji' 4 Juni 2026: Identitas Aslinya Runtuh, Sena Rela Pikul Kesalahan Sendiri demi Lindungi Davina
5 jam yang lalu
ARMY Siap-Siap! Tiket...
ARMY Siap-Siap! Tiket Konser Comeback BTS di Jakarta Mulai Dijual Juni Ini
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved