Hore! Wisata Ancol Bisa Diakses Warga Tak Mampu
Kamis, 09 November 2017 - 13:40 WIB
Hore! Wisata Ancol Bisa Diakses Warga Tak Mampu
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji agar warga tidak mampu dapat mengakses kawasan wisata Ancol, Jakarta Utara.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah memanggil direksi badan usaha milik daerah (BUMD) PT Pembangunan Jaya Ancol dan Jakarta Tourisindo untuk mewujudkan rekreasi dan pariwisata bagi warga berpenghasilan rendah. Ini untuk merealisasikan visi misi memajukan kotanya dan membahagiakan warganya.
”Kita kedepankan sinergi antara BUMD bagaimana terobosan itu bisa berjalan. Intinya bagaimana memberikan akses rekreasi kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus membantu mereka menikmati Kota Jakarta,” kata Sandi di Balai Kota DKI, Jakarta.
Menurut Sandi, sektor pariwisata merupakan multiplayer effect yang sangat besar jika disandingkan pada rekreasi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih berkualitas. Dia meminta PT Pembangunan Jaya Ancolsebagai perusahaan terbuka menyikapinya dengan otoritas pasar modal karena itu merupakan tanggung jawab.
Artinya, PT Pembangunan Jaya Ancol harus merevisi jumlah 70% lebih pendapatan Ancol yang datang dari warga mampu dengan mempermudah akses kepada warga tidak mampu dan memberikan terobosan-terobosan mendetail outcome dan outputnya.
”Pengembangan rekreasi,pariwisata dengan penciptaan lapangan kerja harus dikaji serta memprioritaskan warga tidak mampu,” ungkap dia. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Paul Tehusijarana menuturkan, sesuai yang disampaikan Sandi,pihaknya akan fokus pada pendekatan warga tidak mampu.
Selama ini, Pemprov DKI menggunakan pendekatan yang tidakmampu melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP).”Ini yang coba kita terapkan. Pemegang KJP kita beri misalnya dalam setiap bulan ada satu hari gratis masuk Ancol. Nah, itu kami sedang bicarakan dengan Bank DKI untuk membaca KJP. Jadi readernya ini kita pakai teknologi yang sama dengan Bank DKI,” ungkap dia.
Sebenarnya program tersebut sudah dijalankan, namunbukan memakai card reader melainkan hanya cukup menunjukkan KJP untuk dapat gratis masuk Ancol.
BUMD inijuga tengah mengkaji penambahan program hari besaruntuk masuk gratis Ancol, tidakhanya ulang tahun DKI yang digratiskan untuk seluruh pengunjung. ”Nanti mungkin ada hari-hari besar lain juga yang bisa kita berlakukan gratis,” ungkap dia. (Bima Setiyadi)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku sudah memanggil direksi badan usaha milik daerah (BUMD) PT Pembangunan Jaya Ancol dan Jakarta Tourisindo untuk mewujudkan rekreasi dan pariwisata bagi warga berpenghasilan rendah. Ini untuk merealisasikan visi misi memajukan kotanya dan membahagiakan warganya.
”Kita kedepankan sinergi antara BUMD bagaimana terobosan itu bisa berjalan. Intinya bagaimana memberikan akses rekreasi kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus membantu mereka menikmati Kota Jakarta,” kata Sandi di Balai Kota DKI, Jakarta.
Menurut Sandi, sektor pariwisata merupakan multiplayer effect yang sangat besar jika disandingkan pada rekreasi dan penciptaan lapangan kerja yang lebih berkualitas. Dia meminta PT Pembangunan Jaya Ancolsebagai perusahaan terbuka menyikapinya dengan otoritas pasar modal karena itu merupakan tanggung jawab.
Artinya, PT Pembangunan Jaya Ancol harus merevisi jumlah 70% lebih pendapatan Ancol yang datang dari warga mampu dengan mempermudah akses kepada warga tidak mampu dan memberikan terobosan-terobosan mendetail outcome dan outputnya.
”Pengembangan rekreasi,pariwisata dengan penciptaan lapangan kerja harus dikaji serta memprioritaskan warga tidak mampu,” ungkap dia. Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Paul Tehusijarana menuturkan, sesuai yang disampaikan Sandi,pihaknya akan fokus pada pendekatan warga tidak mampu.
Selama ini, Pemprov DKI menggunakan pendekatan yang tidakmampu melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP).”Ini yang coba kita terapkan. Pemegang KJP kita beri misalnya dalam setiap bulan ada satu hari gratis masuk Ancol. Nah, itu kami sedang bicarakan dengan Bank DKI untuk membaca KJP. Jadi readernya ini kita pakai teknologi yang sama dengan Bank DKI,” ungkap dia.
Sebenarnya program tersebut sudah dijalankan, namunbukan memakai card reader melainkan hanya cukup menunjukkan KJP untuk dapat gratis masuk Ancol.
BUMD inijuga tengah mengkaji penambahan program hari besaruntuk masuk gratis Ancol, tidakhanya ulang tahun DKI yang digratiskan untuk seluruh pengunjung. ”Nanti mungkin ada hari-hari besar lain juga yang bisa kita berlakukan gratis,” ungkap dia. (Bima Setiyadi)
(nfl)