Kreatif, Area Persawahan Disulap Jadi Lokasi Selfie

Senin, 15 Januari 2018 - 14:08 WIB
Kreatif, Area Persawahan...
Kreatif, Area Persawahan Disulap Jadi Lokasi Selfie
A A A
BANTUL - Kreatif. Apa yang dilakukan warga Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul ini memberi inspirasi. Lahan persawahan yang berada di pinggir jalan dusun, disulap menjadi arena berswa foto alias selfie. Tak butuh waktu lama, objek wisata baru ini menjadi viral dan ramai dikunjungi wisatawan.

Wilayah Dlingo memang tengah booming. Banyak objek wisata baru di daerah ini. Warga Dlingo sekarang mereka tak lagi malu jika wilayahnya yang berada di pengunungan ini disebut sebagai “Yogya lantai dua”.

Banyak objek wisata yang hadir akibat ide kreatif dari warga setempat. Jelajah Sawah Pertanian Bowongan (JSPB) Songgo Langit di Dusun Sukorame ini salah satu bukti kreatifnya warga. Areal jelajah sawah ini tepat berada di pinggir jalan yang menghubungkan antara objek wisata hutan pinus di Mangunan dan Grojokan Lepo di Desa Dlingo. Lokasinya cukup strategis dan mudah terlihat dari piinggir jalan.

“Tadi kami langsung mampir saja begitu melihat ada tempat selfie. Awalnya kami mau ke pantai di Gunungkidul,” ujar Yuli, warga Jalan Parangtritis Bantul.
Kreatif, Area Persawahan Disulap Jadi Lokasi Selfie

Nama objek wisata ini memang agak panjang dan terkesan sulit untuk dihafal, namun itu tak mengurangi minat pengunjung untuk berswa foto di tempat ini. Berbeda dengan objek wisata di Dlingo yang mayoritas berupa hutan pinus dan view dari ketinggian, di JSPB ini “jualan”-nya berupa lahan persawahan yang menghijau.

Pengelola membuat jembatan bambu melingkar di tengah area persawahan. Sepanjang jembatan bambu ini menjadi lokasi berswa foto yang menarik. Padi yang menghijau dengan background pegunungan sangat indah untuk para pemburu selfie.

Jika bosan dengan selfie, jika beruntung pengunjung bisa mengamati petani yang tengah beraktivitas di area persawahan tersebut. Saat Koran Sindo ke lokasi, terlihat sejumlah ibu-ibu yang tengah asik menyiangi lahan persawahannya. Terlihat juga seorang bapak-bapak tengah menyemprotkan obat hama ke tanaman padi di area JSPB. Sayangnya obat pestsida ini hama ini terasa menyengat sehingga kurang nyaman bagi pengujung.

Meski di tengah sawah, pengujung tak perlu kawatir kepanasan. Pegelola menyediakan payung dan caping yang bisa melindungi dari terik matahari. Caping dan payung juga bisa jadi atribut selfie yang menarik. Harga sewa payung dan caping ini sangat murah, hanya Rp2.000. Oh ya, untuk masuk ke area jembatan bambu ini pengelola tidak mematok tarif. Pengelola hanya menempatkan kotak suka rela di pintu masuk.

“Sebenarnya ini belum dibuka secara resmi. Makanya kita tidak mematok tarif. Untuk parkir juga sukarela,” jelas Wulan warga setempat yang juga pengelola Jelajah Sawah Pertanian Bowongan Minggu (14/1).

Wulan mengakui jika wisata jelajah sawah ini sangat tergantung pada tanaman padi yang ada di lokasi. Padahal dalam setahun area persawahan di tempat itu hanya bisa dua kali masa tanam di musim hujan. Di luar musim hujan warga harus berfikir keras agar objek wisata itu tetap menarik.

“Kami sudah mengangas konsep wisata ini bisa sepanjang tahun. Rencananya kalau tidak musim tanam padi kita akan tanami sayuran. Nah pengunjung bisa memetik sayuran di sini. Kami juga berencana melibatkan pengunjung saat bercocok tanam, misalnya membajak sawah dan lain sebaginya,” terangnya.

Mulato pengelola yang lain menyebut di sekitar area persawahan itu juga ada gua yang belum tersskplor dengan baik. Dirinya yakin jika itu bisa dikelola dengan maksimal maka juga bisa menjadi daya tarik wisata baru di dusunya.
Kreatif, Area Persawahan Disulap Jadi Lokasi Selfie

“Kami butuh dorongan semua pihak. Dari desa melalui pokdarwis juga selalu mendampingi kami. Dari KKN UMY juga membantu dalam mewujudkan jembatan bambu itu,” terangnya.

Meski belum dibuka secara resmi setiap harinya ada sekitar 200-an pengujung yang datang ke lokasi wisata sawah ini. Wisata sawah ini mulai ramai pengunjung setelah tahun baru lalu. “Ramainya di waktu liburan saja. Tepatnya setelah tahun baru jadi memang belum lama,” terangnya.
(tdy)
Berita Terkait
5 Destinasi Wisata Populer...
5 Destinasi Wisata Populer di Dago Bandung, Tebing Keraton Jadi Fovorit
Daruma Pool and Coffee...
Daruma Pool and Coffee Destinasi Wisata Keluarga Baru di Tangerang
Wisata Argosari Lumajang,...
Wisata Argosari Lumajang, Desa di Atas Awan dengan Banyak Pesona
5 Pesona Desa Sembalun...
5 Pesona Desa Sembalun yang Jadi Destinasi Bulan Madu Halal, bak Surga Dunia
Deretan Wisata Religi...
Deretan Wisata Religi Bukit Doa Mahawu Sulawesi Utara, Ada Gua Bunda Maria
Sensasi Wisata Sarat...
Sensasi Wisata Sarat Fantasi di Sentosa Sensoryscape, Landmark Baru Singapura
Berita Terkini
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
1 jam yang lalu
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
2 jam yang lalu
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
3 jam yang lalu
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
3 jam yang lalu
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
3 jam yang lalu
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved