Cara Mengatasi Demam pada Anak

Jum'at, 09 Maret 2018 - 15:00 WIB
Cara Mengatasi Demam...
Cara Mengatasi Demam pada Anak
A A A
ANAK-ANAK lebih sering mengalami demam dibandingkan orang dewasa. Sakit ringan sekalipun dapat meningkatkan suhu tubuh.

Aktivitas fisik pun meningkatkan suhu tubuh, apalagi pada anak-anak yang aktivitas fisiknya sedang dalam masa aktif. Dokter Spe sialis Anak RS Evasari Jakarta dr Darmady Darmawan SpA mengatakan, demam bukanlah suatu penyakit, melainkan salah satu respons perlindungan tubuh.

Peningkatan suhu tubuh ini menunjukkan imunitas tubuh dan melindungi tubuh dari penyebab penyakit. Virus dan bakteri lebih terhambat berkembang biak pada suhu yang lebih tinggi.

“Suhu tubuh pada anak yang sehat berkisar antara 36,5-37,5 derajat Celsius. Normalnya, ada perbedaan suhu tubuh pada siang dan malam hari. Pada pagi hari, suhu tubuh cenderung lebih rendah dibandingkan pada malam hari. Anak-anak yang aktif bermain pada siang harinya, dapat mengalami peningkatan suhu pada malam hari,” ucap dr Darmady.

Pada sebagian besar kasus, biasanya orang tua akan mengetahui bahwa anak mengalami demam. Tubuh terasa hangat atau panas, wajah terasa hangat dan agak merah, mata seperti terlihat lelah, kulit pada ujung-ujung jari teraba dingin dan pucat.

Menurut dr Darmady, beberapa anak akan rewel saat mengalami demam dan masih mau minum dan makan. “Jika ada kecurigaan bahwa anak menderita demam, suhu tubuh haruslah diukur dengan termometer dan tidak menggunakan perabaan tangan,” ungkapnya.

Dr Darmady menuturkan, pada sebagian besar kasus, demam dapat diobservasi dan diobati di rumah. Tetapi, orang tua perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mencari pertolongan.

Segeralah kontrol dan bawa anak yang demam ke dokter jika usia kurang dari 3 bulan dan suhu mencapai 38 derajat Celsius serta usia lebih dari 3 bulan dan suhu di atas 39 derajat Celsius, demam yang berlangsung lebih dari tiga hari atau terdapat tanda bahaya, demam berulang lebih dari tujuh hari.

“Setiap demam yang sangat memengaruhi keadaan anak diikuti gejala lain, seperti mencret, muntah, nyeri perut, ruam pada tubuh. Bawa ke dokter jika terjadi juga kejang demam, anak dengan penyakit kronis seperti kanker, penyakit jantung, penyakit ginjal, dan demam terus-menerus, tidak turun walaupun sudah rutin diberi obat penurun demam dan dikompres hangat,” papar dr Darmady. (Iman Firmansyah)

(nfl)
Berita Terkait
Pentingnya Menjaga Kesehatan...
Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Psikologis Anak sejak Dini
Ahli Gizi Ingatkan Peran...
Ahli Gizi Ingatkan Peran Orang Tua dan Guru dalam Menjaga Kesehatan Anak
Pentingnya Pemeriksaan...
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Mata Anak Sejak Dini
Dukung Peningkatan Status...
Dukung Peningkatan Status Kesehatan Anak Indonesia
Eksplorasi Si Kecil...
Eksplorasi Si Kecil pada Imersif 'S-26 Exceptional League'
Edukasi Kesehatan Kulit...
Edukasi Kesehatan Kulit Anak
Berita Terkini
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
20 menit yang lalu
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
42 menit yang lalu
Lisa BLACKPINK Akui...
Lisa BLACKPINK Akui Sering Patah Hati, Rumor Putus dari Frederic Arnault Makin Menguat
1 jam yang lalu
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
1 jam yang lalu
Bongkar: Debi Ceper...
Bongkar: Debi Ceper Beberkan Alasan Tetap Bertahan di Dunia Hiburan
2 jam yang lalu
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved