Bangun Kesadaran akan Kanker Serviks

Senin, 02 Juli 2018 - 13:06 WIB
Bangun Kesadaran akan...
Bangun Kesadaran akan Kanker Serviks
A A A
JAKARTA - Kanker serviks masih terus menjadi penyakit yang membahayakan hidup perempuan. Setiap hari satu perempuan meninggal setiap jam karena kanker serviks.

Hal ini berarti ada lebih dari 9.000 perempuan meninggal karena kanker serviks. Padahal, kanker serviks dapat dicegah melalui vaksinasi HPV dan deteksi secara berkala. Kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan kanker serviks membuat penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian terbesar.

Prof Dr dr Soehartati Gondhowiardjo SpRad(K)Onk, Ketua Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN), mengatakan, salah satu masalah terbesar dalam penanggulangan kanker saat ini adalah banyaknya informasi yang kurang dapat dipertanggungjawabkan tersebar di masyarakat.

Informasi tersebut kadang menyesatkan masyarakat dengan menggiring mereka untuk melakukan terapi alternatif dan baru datang ke pusat pelayanan kesehatan setelah terlambat. Jika ditangani dengan tepat dan cepat oleh tenaga medis, peluang untuk sembuh pun akan semakin besar.

“Isu lainnya, kebanyakan infeksi HPV tidak menimbulkan gejala atau tanda khusus pada tahap awal, sehingga orang bisa terinfeksi tanpa menyadarinya dan menularkannya kepada orang lain. Padahal, kanker serviks salah satu kanker yang dapat dicegah melalui cek kesehatan secara rutin, melakukan deteksi dini dan vaksinasi HPV,” ungkap dr Soehartati.

Berangkat dari keprihatinan ini, Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) terus menyampaikan kepeduliannya kepada masyarakat akan pentingnya mencegah kanker serviks secara primer melalui vaksinasi HPV dan deteksi dini.

Kali ini KICKS bekerja sama dengan Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN) menyelenggarakan kegiatan Workshop Edukasi dan Advokasi Publik tentang Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker bagi para aktivis yang tergabung dalam elemenelemen organisasi pendukung KICKS.

Kegiatan ini juga terbuka bagi aktivis dari elemenelemen organisasi masyarakat lainnya, seperti Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi (PPLiPI), Dharma Wanita Persatuan Pusat, Kalyanamitra, Cancer Information & Support Center, dan Nasyiatul Aisyiyah. (Sri Noviarni)
(nfl)
Berita Terkait
Opsi Pengobatan Makin...
Opsi Pengobatan Makin Banyak, Penyakit Kanker Bukan Akhir Segalanya
Lewat Unggahan Positif,...
Lewat Unggahan Positif, Masyarakat Peduli Kanker Bisa Berdonasi Tanpa Sumbang Uang
3 Kanker Paling Mematikan...
3 Kanker Paling Mematikan di Indonesia, Waspadai Sejak Dini
Ibu-ibu Bhayangkari,...
Ibu-ibu Bhayangkari, Jalasenastri, dan Persit di Sikka Jalani Deteksi Dini Kanker Payudara
Kenali Risiko dan Gejala...
Kenali Risiko dan Gejala Limfoma, Kanker Darah yang Harus Diwaspadai sejak Dini
9 Hal Mengejutkan yang...
9 Hal Mengejutkan yang Bisa Menyebabkan Kanker, dari Teh Panas hingga Alat Kontrasepsi
Berita Terkini
Sinopsis Border of Shadow,...
Sinopsis Border of Shadow, Agen Federal Jadi Buronan karena Skandal Pembunuhan
38 menit yang lalu
Konser BTS di Chili...
Konser BTS di Chili Terancam Batal, Ribuan ARMY Turun ke Jalan Gelar Aksi Protes
1 jam yang lalu
Kisah Winter Aespa Masuk...
Kisah Winter Aespa Masuk SM Entertainment, Gagal Audisi 3 Kali Baru Lolos
1 jam yang lalu
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjut Kuliah di New York
2 jam yang lalu
6 Pemakaman Artis Paling...
6 Pemakaman Artis Paling Mewah di Dunia, Ada yang Menghabiskan Rp16 Miliar
3 jam yang lalu
Brad Pitt dan Ines de...
Brad Pitt dan Ines de Ramon Makin Mesra, Foto Perdana Resmi Muncul di Instagram
3 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved