Tradisi Pesta Rakyat Berdampak Meningkatkan Potensi Wisata

Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:15 WIB
Tradisi Pesta Rakyat...
Tradisi Pesta Rakyat Berdampak Meningkatkan Potensi Wisata
A A A
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Serang menggelar kembali Bedol Pamarayan sebagai bagian dari rangkaian hari ulang tahun (HUT) ke-492 Kabupaten Serang.

Pamarayan adalah salah satu wilayah Kabupaten Serang yang dikenal dengan bendungan, yakni saluran irigasi sepanjang ratusan meter yang dilengkapi 10 pintu air berukuran raksasa. Bendungan Pamarayan merupakan salah satu peninggalan arsitektur masa kolonial Belanda di Banten yang masih kokoh berdiri.

Dari peninggalan sejarah yang mencatat kejayaan pembangunan di sektor pertanian tersebut, terdapat tradisi Bedol Pamarayan atau yang dalam dua tahun terakhir ini dihidupkan kembali dengan nama Bedolan Pamarayan.

“Bedol Pamarayan dilakukan setiap tanggal 10 bulan 10 setahun sekali. Tradisi tersebut dimulai sejak zaman Belanda untuk mencitrakan bahwa bendungan ini adalah milik rakyat. Bedolan Pamarayan yang pada masa lampau menjadi pesta para petani saat memasuki musim tanam kini menjadi pesta warga Kabupaten Serang dalam merayakan HUT Kabupaten Serang,” kata Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.

Sebelum bedolan dilakukan, 185.000 ikan disebar di hulu bendungan tersebut. Ini dilakukan sebagai ajang pesta rakyat masa lampu yang terus ditingkatkan. “Tahun ini rangkaian acara Bedolan Pamarayan dimulai pada 11 Oktober, diawali dengan Gerakan Sadar Wisata Kabupaten Serang (Gersang). Kegiatannya bersih-bersih lingkungan bersama kelompok sadar wisata dan ajang pesta rakyat,” ujar Pandji Dia.

Pandji menuturkan, tahun ini Bedolan Pamarayan lebih meriah daripada tahun sebelumnya, di mana tahun ini lebih difokuskan ke pasar seni rakyat, membatik, membuat gerabah, dan fashion show batik.

“Untuk mengenalkan acara tersebut ke daerah luar, kami juga mengundang perwakilan daerah lain, di antaranya Dinas Pariwisata dari tujuh kabupaten/kota di Banten dan Kementerian Pariwisata. Rencananya kami juga undang beberapa kedutaan besar, minimal mereka kan mengajak warga luar negerinya untuk menyaksikan acara bedolan. Jadi, acara ini bisa go international ,” ungkap Pandji.
(don)
Berita Terkait
6 Cara Menghindari Scams...
6 Cara Menghindari Scams saat Traveling, Salah Satunya Kenali Bentuk Penipuan
Selesai Proses Disinfeksi,...
Selesai Proses Disinfeksi, Diamond Princess Siap Berlayar Kembali
Menjajal Serunya Berbagai...
Menjajal Serunya Berbagai Petualangan Outdoor di Brisbane
Tur Museum Virtual,...
Tur Museum Virtual, Alternatif Berlibur di Tengah Pandemi
Saatnya Makan Enak!...
Saatnya Makan Enak! Ini Rekomendasi Tempat Wisata Kuliner di Kota Bandung
Akhir Pekan Ingin Wisata...
Akhir Pekan Ingin Wisata ke Alam dengan Mobil, Ini Tipsnya!
Berita Terkini
Video Latihan Lisa BLACKPINK...
Video Latihan Lisa BLACKPINK di Piala Dunia 2026 Viral, Bikin Fans Tak Sabar
45 menit yang lalu
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
1 jam yang lalu
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
1 jam yang lalu
Clara Shinta dan Muhammad...
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad Rujuk, Gugatan Cerai Resmi Dicabut
1 jam yang lalu
Shakira Buka Piala Dunia...
Shakira Buka Piala Dunia 2026 dengan Penampilan Spektakuler, Cetak Sejarah Baru di FIFA
2 jam yang lalu
Cut Meyriska dan Roger...
Cut Meyriska dan Roger Danuarta Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Imbas Kasus Hanania Travel
2 jam yang lalu
Infografis
Ragam Tradisi Menyambut...
Ragam Tradisi Menyambut Bulan Ramadan di Berbagai Daerah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved