Louis Vuitton Hapus Koleksi Bergaya Michael Jackson

Senin, 18 Maret 2019 - 14:33 WIB
Louis Vuitton Hapus...
Louis Vuitton Hapus Koleksi Bergaya Michael Jackson
A A A
JAKARTA - Louis Vuitton telah mengkonfirmasi akan menghapus barang-barang dari koleksi pakaian pria Michael Jackson yang terinspirasi langsung dari penyanyi pop tersebut. Rumah mode mewah Prancis ini memulai debut koleksi pria musim autumn/winter dingin 2019 pada Januari dalam pertunjukan yang memberi penghormatan kepada Jackson dengan potongan-potongan, termasuk atasan bertatahkan payet dan T-shirt dengan gambar gerakan mid-dance kakinya.

Dilansir Independent, acara itu berlangsung di kebun Tuileries di Paris dalam satu set yang telah terinspirasi oleh video musik pelantun Billie Jean pada 1982. Namun, brand tersebut kini telah merevisi koleksi aslinya, setelah perilisan film dokumenter Leaving Neverland yang kontroversial dari Channel 4, dimana dua pria menuduh mendiang Jackson melakukan pelecehan pada anak tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan WWD, Louis Vuitton mengatakan tidak akan menghasilkan barang apapun yang secara khusus menampilkan unsur-unsur Michael Jackson. Mereka juga bersikeras bahwa saat koleksi tersebut masuk ke toko, itu akan murni mencerminkan nilai sebenarnya dari merek dan direktur artistik Louis Vuitton yaitu Virgil Abloh.

“Saya sadar bahwa dalam film dokumenter ini, pertunjukan tersebut telah menimbulkan reaksi emosional. Saya dengan tegas mengutuk segala bentuk pelecehan anak, kekerasan atau pelanggaran terhadap hak asasi manusia," kata Abloh.

“Niat saya untuk pertunjukan ini adalah merujuk Michael Jackson sebagai seniman budaya pop. Itu hanya merujuk pada kehidupan publiknya yang kita semua tahu dan tentang warisannya yang telah mempengaruhi seluruh generasi seniman dan desainer," tambahnya. (Baca juga: Sosok Halima Aden, Pembuktian Eksistensi Model Berhijab ).

Michael Burke, ketua dan kepala eksekutif Vuitton menjelaskan bahwa perusahaan telah menemukan tuduhan yang dirinci dalam film dokumenter itu dan di mana hal tersebut sangat mengganggu. “Keselamatan dan kesejahteraan anak sangat penting bagi Louis Vuitton. Kami berkomitmen penuh untuk mengadvokasi tujuan ini," jelas Burke.

Sementara, dalam sebuah wawancara dengan The New Yorker baru-baru ini, Abloh mengklaim dia belum pernah mendengar tentang film dokumenter Leaving Neverland yang ditayangkan perdana di Sundance Film Festival di Utah pada 25 Januari lalu atau tepat satu minggu setelah pertunjukan pakaian pria Vuitton berlangsung di Paris. Abloh yang juga mendirikan label streetwear populer Off-White menuturkan bahwa ia ingin koleksi tersebut fokus pada "Michael yang saya pikir diterima secara universal, sisi baik, sisi kemanusiaannya," tandasnya.
(tdy)
Berita Terkait
Inilah Trend Fashion...
Inilah Trend Fashion 2022
Melihat Fashion Show...
Melihat Fashion Show Kain Tenun di Tengah Sawah di Mamasa
Gandeng Putri Zulhaf,...
Gandeng Putri Zulhaf, Ayu Dyah Maju di London Fashion Week Spring Summer
Intip Strategi Fashion...
Intip Strategi Fashion ISHIYA di Tengah Pandemi
Vakum 3 Tahun, Bali...
Vakum 3 Tahun, Bali Fashion Trend 2023 Kembali Hadir dengan Wastra Kekinian
Jakarta Fashion Week...
Jakarta Fashion Week Gelar Revival Fashion Festival 2020
Berita Terkini
Sinopsis Sinetron Terbelenggu...
Sinopsis Sinetron Terbelenggu Rindu Eps 193: Trik Jebakan Elang untuk Noah
1 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9: Ancaman Pembongkaran Warung Peninggalan Gobang
30 menit yang lalu
Sinopsis Sinetron Kasih...
Sinopsis Sinetron Kasih Jannah Eps 36: Kasih dan Jannah Tersesat
1 jam yang lalu
Dukung Revisi UU Hak...
Dukung Revisi UU Hak Cipta, Ariel NOAH Masih Pertanyakan Efisiensi Direct License
2 jam yang lalu
5 Oleh-oleh Khas Cianjur...
5 Oleh-oleh Khas Cianjur yang Wajib Dibawa saat Arus Balik Mudik Lebaran
3 jam yang lalu
Resep Minuman Penurun...
Resep Minuman Penurun Kolesterol, Solusi Sehat usai Santap Makanan Lebaran Berlemak
4 jam yang lalu
Infografis
Koleksi 5 Gelar, Real...
Koleksi 5 Gelar, Real Madrid Tim Tersukses Piala Dunia Antarklub
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved