Tampilkan Suasana Kuno, Festival SRG Perkuat Branding Pariwisata Solsel

Jum'at, 22 Maret 2019 - 00:49 WIB
Tampilkan Suasana Kuno,...
Tampilkan Suasana Kuno, Festival SRG Perkuat Branding Pariwisata Solsel
A A A
SOLOK SELATAN - Festival Saribu Rumah Gadang yang akan digelar pada Jum’at-Sabtu, (22-24/3/2019). Festival ini akan menghandirkan suasana jaman dahulu kala. Pilihan tema ini diyakini akan memperkuat Kawasan Saribu Rumah Gadang (SRG) menjadi branding pariwisata Solok Selatan.

"Kabupaten Solok Selatan memiliki aset yang sangat berharga yaitu kawasan Saribu rumah Gadang. Kita ingin menggali kembali budaya dan kesenian dari Solok Selatan. Untuk kemudian hal ini untuk memperkuat branding pariwisata disini," ujar konseptor Festival SAribu Rumah Gadang, Hartati, Kamis (21/3/2019).

Pada Festival SRG kali ini Hartati akan menyajikan kawasan saribu rumah gadang menjadi seperti dahulu kala. Sepanjang jalan ada 5 titik musik tradisi, dan 5 titik silat yang digunakan untuk menyambut para tamu. Dan sepanjang jalan akan digunakan obor dari karambia tekong.

Pembukaan Festival SRG direncanakan juga akan dihadiri oleh Raja-raja yang ada di Solok Selatan, ninik mamak sampai masyarakat bawah ikut serta.

"Agar masyarakat bisa menyaksikan kami upayakan untuk menempatkan screen proyektor untuk menampilkan siaran langsung prosesi ini, selain itu kami juga berusaha untuk membuat live streaming," terangnya.

Pada hari ke-2 seluruh siswa tingkat Taman Kanak-kanak akan diajak untuk berkeliling kawasan SRG dan mengunjungi empat museum pribadi untuk melihat benda-benda dan koleksi yang bernilai sejarah.

"untuk tingkat SMP akan dibawa ke istana balun. mereka akan belajar budaya dan sejarah yang ada di sana," tambahnya

sedangkan untuk tingkat SMA mengamati arak-arakan 10 tema budaya yang ada di Solok Selatan, mulai dari simpang pasar baru hingga lapangan bancah. Dilapangan bancah akan dipamerkan barang-barang yang dibawa dan akan dijelaskan satu persatu.

Seluruh siswa yang ikut dalam kunjungan tersebut akan ikut dalam lomba essai singkat impresi pertama yang mereka lihat dan rasakan.

Yang tidak kalah menarik adalah penampilan kesenian di Panggung Anak Nagari. Kesenian tradisional dari berbagai sanggar dan komunitas akan tampil.

Dan pada akhirnya Festival SRG ini ditutup dengan kesenian "memancuang alek" dari lubuak malako. yang akan diperankan oleh 7 orang aktor.

"Kesenian ini sudah lama hilang dan akan coba ditampilkan kembali," katanya.

Hartati berharap dengan adanya festival SRG ini ninik mamak dan anak-anak muda mengenal kembali budaya yang ada di Solok Selatan, sehingga tidak menghilang. Bahkan justru semakin kental dan memperkuat branding pariwisata Solok Selatan.
(akn)
Berita Terkait
Melepas Penat di Wisata...
Melepas Penat di Wisata Situs Kuno Mataram Tomboan Ngawonggo Malang
Mengintip Perkampungan...
Mengintip Perkampungan Jateng di Sarawak Malaysia, Kental Budaya Jawa
10 Destinasi Wisata...
10 Destinasi Wisata Sejarah dan Budaya di Jogja, Menarik sekaligus Edukatif
Jelajah Lawang Surya...
Jelajah Lawang Surya Kencana, Hunting Spot Foto dan Kuliner Bogor
4 Fakta Mengapa Budaya...
4 Fakta Mengapa Budaya Vietnam Cenderung ke Asia Timur daripada Asia Tenggara?
Mengenal Sejarah Kampung...
Mengenal Sejarah Kampung China di Manado yang Sudah Ada Selama Ratusan Tahun
Berita Terkini
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
2 jam yang lalu
Perjalanan Kereta Lebih...
Perjalanan Kereta Lebih Tenang, Ada Perlindungan untuk Keterlambatan dan Pembatalan
2 jam yang lalu
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
3 jam yang lalu
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
4 jam yang lalu
Inovasi Bahan Masak...
Inovasi Bahan Masak Dorong Kreativitas Pelaku Industri Kuliner
4 jam yang lalu
Eksplorasi Menyeluruh...
Eksplorasi Menyeluruh Thailand: Keseruan Berwisata di Bangkok dan Pattaya
4 jam yang lalu
Infografis
Setelah Hagia Sophia,...
Setelah Hagia Sophia, Turki Ubah Gereja Kuno Chora Menjadi Masjid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved